Lembaga Pemeringkat Moody’s Merevisi Outlook Peringkat Utang Cikarang Listrindo Menjadi Positif
JAKARTA, Investortrust.id – Setelah pemeringkat internasional S&P upgrade outlook Perseroan dari stabil menjadi positif pada Oktober lalu, kini lembaga pemeringkat internasional Moody’s melalui pengumumannya tanggal 25 November 2024, turut merubah outlook Perseroan ke positif dari stabil, sembari menegaskan kembali peringkat ‘Ba1’ terhadap peringkat utang PT Cikarang Listrindo Tbk (IDX: POWR).
Outlook positif dari kedua Lembaga Pemeringkat Internasional S&P dan Moody’s tersebut, menjadi bekal bagi Perseroan mewujudkan rencananya melakukan pembiayaan kembali atas obligasi internasional, sebagaimana telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 22 November 2024.
Outlook positif yang diberikan Moody's didasarkan pada evaluasi terhadap kinerja keuangan Perseroan yang secara konsisten terus menguat. Hal ini tercermin dari tingkat dana dari operasi yang stabil secara berkelanjutan, posisi likuiditas yang sangat baik dan pengeluaran belanja modal yang moderat.
Dikutip dari Erman Zhang, analis dari Moody’s dalam laporan nya “Perubahan prospek Cikarang menjadi positif didorong oleh metrik keuangan Perseroan yang kuat secara konsisten, berasal dari rekam jejak kinerja operasional yang solid.
Baca Juga
Cikarang Listrindo (POWR) Raih Restu Emisi Surat Utang US$ 500 Juta
“Hal ini juga mencerminkan pendekatan Perseroan yang disiplin dalam belanja modal dan likuiditas yang sangat baik, didukung oleh saldo kas yang kuat secara konsisten. Kami memperkirakan kekuatan keuangan ini akan terus berlanjut," kata Erman Zhang.
Peningkatan outlook Moody’s merupakan kabar baik bagi Perseroan. Diharapkan melalui peningkatan outlook ini dapat memberikan sentimen positif bagi pasar dan investor, khususnya dalam rangka rencana penerbitan surat utang Perseroan di dalam 12 bulan kedepan.
Dalam laporannya, Moody’s juga menyatakan faktor – faktor yang dapat meningkatkan peringkat utang Cikarang menjadi Investment Grade apabila (1) perusahaan mempertahankan atau meningkatkan metrik keuangan; dan (2) pembiayaan kembali obligasi dapat dilakukan sesuai dengan ketentuan yang selaras dengan pedoman perusahaan dalam pengumumannya.
Adapun rincian rencana penerbitan surat utang yang disetujui adalah dalam jumlah pokok sebesar-besarnya US$ 500 juta yang berdenominasi Dolar Amerika Serikat, dengan bunga sebesar maksimal 7,00% per tahun dan akan jatuh tempo selambat lambatnya tahun ke-10 sejak surat utang diterbitkan.
Dalam pelaksanaannya, penerbitan ini juga akan mempertimbangkan dinamika pasar. Manajemen Perseroan akan terus memantau kondisi pasar yang memberikan peluang terbaik bagi Perseroan.
Cikarang Listrindo merupakan perusahaan listrik swasta pertama yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2016. Perseroan juga merupakan perusahaan listrik swasta terlama di Indonesia yang telah beroperasi lebih dari 3 dekade sejak tahun 1993.

