Pasar Saham Masuk Fase Waiting Game, Mandiri Sekuritas Prediksi IHSG Tahun Depan di Level 8.150
JAKARTA, investortrust.id – Pasar saham domestik diprediksi masih berada dalam fase the waiting game (menunggu kondisi yang lebih pasti) hingga tahun depan. Dengan kondisi itu, Mandiri Sekuritas memproyeksikan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir 2025 berada di level 8.150.
“IHSG diproyeksikan berada di level 8.150 pada akhir tahun depan dengan kisaran 8.590-7.140,” kata Head of Equity Market Analyst and Strategy Mandiri Sekuritas, Adrian Joezer dalam keterangan resmi yang diterima investortrust.id, akhir pekan lalu.
Baca Juga
Tak Main-main! Tiga Saham Ini Bikin Kekayaan Investor Bertambah Dua Kali Lipat dalam Sepekan
Menurut Adrian, sektor saham favorit pada kuartal I-2025 di antaranya konsumsi, pangan, properti, telko, transportasi, dan retail. “Pada kuartal II, saham-saham di sektor perbankan, otomotif, dan retail, akan banhyak diminati investor,” ujar dia.
Adrian mengungkapkan, para investor di lantai bursa hingga tahun depan masih menunggu kondisi pasar yang lebih stabil sejalan dengan meningkatnya ketidakpastian global dan domestik.
”Di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan domestik, pasar saham akan mengalami the waiting game, yaitu menunggu kondisi lebih pasti,” tutur dia.
IHSG, kata Adrian Joezer, menghadapi tekanan strategi bottom-up. Dalam kondisi seperti ini, sangat penting bagi investor untuk fokus pada saham-saham sektoral saat memasuki 2025.
Baca Juga
“Kami mendorong para investor berkonsentrasi pada area di mana perputaran uang akan meningkat seiring bertambahnya kebutuhan pendanaan menghadapi kondisi likuiditas yang masih ketat,” papar dia.
Pergerakan pasar saham global tahun depan bakaldipengaruhi kebijakan proteksionisme Donald Trump, tensi geopolitik di Timur Tengah yang tetap tinggi dengan risiko pecahnya perang terbuka antara Iran dan Israel, serta pemulihan ekonomi yang cenderung lamban di negara-negara maju.

