IHSG Ditutup Turun 15 Poin, Sebaliknya 4 Saham ARA Dipimpin BOAT
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (20/11/2024), ditutup terkoreksi sebanyak 15,38 poin (0,21%) menjadi 7.180,34. Pergerakannya dalam rentang 7.171-7.229 dengan nilai transaksi turun menjadi Rp 7,73 triliun.
Koreksi IHSG hari ini dipicu atas pelemahan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor teknologi 1,43%, sektor property 0,87%, sektor consumer non primer 0,60%, sektor infrastruktur 0,48%, sektor transportasi 0,35%, dan sektor industry 0,29%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor keuangan, kesehatan, dan consumer primer.
Baca Juga
Prabowo dan Macron Bahas Berbagai Isu Strategis di Sela KTT G-20
Meski IHSG ditutup melemah, sebanyak empat saham justru naik hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Newport Marine Services Tbk (BOAT) menguat 33,77% menjadi Rp 206, PT Pudjiadi Prestige Tbk (PUDP) naik 34,67% menjadi Rp 268, PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) melesat 24,77% menjadi Rp 1.360, dan PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) melesat 19,92% menjadi Rp 7.825.
Lompatan harga juga melanda saham PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS) naik 28,32% menjadi Rp 145, PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) naik 24,62% menjadi Rp 4.150, dan PT Global Sukses Digital Tbk (DOSS) naik 18,02% menjadi Rp 262.
Sebaliknya penurunan dalam melanda saham berikut, yaitu saham PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK), PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA), PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI), PT Multopolar Technology Tbk (MLPT), PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR), dan PT Verona Indah Pictures TbK (VERN).
Baca Juga
Kemarin, IHSG ditutup rebound dengan kenaikan sebanyak 61,44 poin (0,86%) menjadi 7.195,72. Meski demikian, pemodal asing masih lanjutkan penjualan bersih (net sell) saham Rp 746,21 miliar. Net sell melanda, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 384,31 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 330,70 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 261,57 miliar.
Kenaikan indeks didukung penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor teknologi 5,24%, sektor infrastruktur 2,56%, sektor consumer primer 2,18%, sektor property 1,50%, dan sektor material dasar 0,58%. Sebaliknya pelemahan hanya melanda saham sektor kesehatan 0,24%.
Grafik IHSG
