Adira Finance (ADMF) Terbitkan Surat Utang Rp 1,55 Triliun, Cek Tanggal Pentingnya
JAKARTA, investortrust.id – Emiten pembiayaan PT Adira Dinamika Multifinance Tbk (ADMF) akan melakukan penawaran dua surat utang, yaitu obligasi dan sukuk sebesar Rp 1,55 triliun.
Dua surat utang tersebut terdiri dari Obligasi Berkelanjutan VI Adira Finance Tahap II Tahun 2023 dengan nilai pokok sebesar Rp 1,250 trliun dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan V Adira Finance Tahap I 2023 dengan nilai pokok sebesar Rp300 miliar.
Surat utang ini merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI Adira Finance dengan target dana dihimpun Rp 9 triliun.
Untuk surat utang syariah merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan V Adira Finance dengan target dana dihimpun Rp 1 triliun.
Baca Juga
Obligasi Berkelanjutan VI Adira Finance Tahap II Tahun 2023, terbagi dalam tiga seri yaitu:
Seri A ditawarkan sebesar Rp834,39 miliar dengan bunga obligasi sebesar 6,15% per tahun. Jangka waktu obligasi adalah 370 hari kalender terhitung sejak tanggal emisi. Pembayaran obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo.
Seri B ditawarkan sebesar Rp385,23 dengan bunga 6,50% per tahun. Jangka waktu obligasi ini 36 bulan terhitung sejak tanggal emisi. Pembayaran obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo.
Seri C ditawarkan sebesar Rp30,37 miliar dengan bunga 6,55% per tahun. Jangka waktu obligasi adalah 60 bulan terhitung sejak tanggal emisi. Pembayaran obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo.
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah pokok obligasi. Bunga obligasi dibayarkan setiap triwulan, sesuai dengan tanggal pembayaran bunga obligasi. Pembayaran bunga obligasi pertama masing-masing seri akan dilakukan pada tanggal 8 Februari 2024 sedangkan pembayaran bunga obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi adalah pada tanggal 18 November 2024 untuk Seri A, tanggal 8 November 2026 untuk Seri B, dan tanggal 8 November 2028 untuk Seri C yang juga merupakan tanggal pelunasan dari masing-masing seri pokok obligasi.
Baca Juga
Sementara Sukuk Mudharabah Berkelanjutan V Adira Finance terbagi tiga seri yaitu:
Seri A ditawarkan sebesar Rp251,17 miliar dengan pendapatan bagi hasil sukuk mudharabah yang dihitung berdasarkan perkalian antara nisbah pemegang sukuk mudharabah, di mana besarnya nisbah adalah 51,25% dari pendapatan yang dibagihasilkan dengan indikasi bagi hasil sebesar ekuivalen 6,15% per tahun. Jangka waktu sukuk mudharabah 370 hari kalender terhitung sejak tanggal emisi. Pembayaran sukuk mudharabah dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo.
Seri B ditawarkan adalah sebesar Rp48, 73 dengan pendapatan bagi hasil sukuk mudharabah yang dihitung berdasarkan perkalian antara nisbah pemegang sukuk mudharabah, di mana besarnya nisbah adalah 54,17% dari pendapatan yang dibagihasilkan dengan indikasi bagi hasil sebesar ekuivalen 6,50% per tahun.
Jangka waktu sukuk mudharabah adalah 36 bulan terhitung sejak tanggal emisi. Pembayaran sukuk mudharabah dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo.
Seri C ditawarkan adalah sebesar Rp100 miliar dengan pendapatan bagi hasil sukuk mudharabah yang dihitung berdasarkan perkalian antara nisbah pemegang sukuk mudharabah, di mana besarnya nisbah adalah 54,58% dari pendapatan yang dibagihasilkan dengan indikasi bagi hasil sebesar ekuivalen 6,55% per tahun.
Jangka waktu sukuk mudharabah adalah 60 bulan terhitung sejak tanggal emisi. Pembayaran sukuk mudharabah dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo.
Disebutkan, sukuk mudharabah ini ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah dana sukuk mudharabah. Pendapatan bagi hasil sukuk mudharabah dibayarkan setiap 3 bulan sesuai dengan tanggal pembayaran pendapatan bagi hasil sukuk mudharabah.
Tanggal pembayaran pendapatan bagi hasil sukuk mudharabah pertama akan dilakukan pada tanggal 8 Februari 2024, sedangkan tanggal pembayaran pendapatan bagi hasil sukuk mudharabah terakhir akan dilakukan pada tanggal 18 November 2024 untuk Sukuk Mudharabah Seri A, tanggal 8 November 2026 untuk Sukuk Mudharabah Seri B, tanggal 8 November 2028 untuk Sukuk Mudharabah Seri C yang juga merupakan tanggal pembayaran kembali dana sukuk dari masing-masing seri sukuk mudharabah.
Perseroan tidak berencana untuk melakukan pemotongan zakat atas bagi hasil yang diterima oleh pemegang sukuk mudharabah.
Adapun jadwal penerbitan dua surat utang yaitu:
Tanggal Efektif : 27 Juni 2023
Masa Penawaran Umum: 2 – 3 November 2023
Tanggal Penjatahan : 6 November 2023
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 8 November 2023
Tanggal Distribusi Obligasi dan Sukuk Mudharabah secara Elektronik : 8 November 2023
Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia: 9 November 2023.

