Bagikan

IHSG Uji Target Resistance 7.250, Pasar Akan Ditopang Berderet Katalis Positif Pekan Ini

JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi berpeluang rebound pada perdagangan awal pekan ini, Senin (18/11/2024).

Adapun rentang pergerakan IHSG pekan ini akan berada pada level 7.250 sebagai titik resistance dan support pada level 7.150.

Tim Riset PT Phintraco Sekuritas menyabut, prediksi penguatan IHSG didorong oleh pelemahan  indeks-indeks bursa Wall Street yang berbalik melemah pada Jumat, (15/11/2024).

Pelemahan bursa Wall Street karena merespons pidato terbaru Kepala the Fed, Jerome Powell, yang menyatakan bahwa the Fed tidak perlu terburu-buru untuk memangkas suku bunga acuan. Confidence ini didasari oleh kondisi ekonomi AS yang dinilai masih solid.

Pernyataan Powell tersebut didukung oleh petinggi the Fed lain, Susan Collins. Data ekonomi menunjukan pertumbuhan penjualan ritel sebesar 2,85% secara tahunan (yoy) di Oktober 2024, jauh lebih tinggi dari level 1,98% yoy di September 2024.

Baca Juga

Gaet Investor Tiongkok, AMAN Bidik Target Investasi KEK Halal Sidoarjo Rp 97,8 hingga 2045    

‘’Terhentinya rally di Wall Street (15/11/2024) dapat membuka peluang technical rebound IHSG di awal pekan ini,’’ ulas Tim Riset Phintraco Sekuritas dalam riset yang dikutip, Minggu (17/11/2024).

Selain itu, pasar akan ditopang sentiment positif terkait data ekonomi, di mana Indonesia berhasil  menunjukan pertumbuhan ekspor 10,25% yoy dan impor tumbuh 17,49% yoy di Oktober 2024 dibanding realisasi September 2024. ‘’Data ini memperkuat indikasi bahwa global trade mulai membaik, khususnya di ASEAN dan Tiongkok,’’ katanya.

Sementara secara regional, Tiongkok mencatatkan pertumbuhan penjualan ritel sebesar 4,8% yoy di Oktober 2024 dari 3,2% yoy di September 2024. Hal ini sejalan dengan penurunan tingkat pengangguran Tiongkok sebesar 10 bps mom ke 5% di Oktober 2024. ‘’Kedua data ini memperkuat pandangan di atas,’’ katanya.

Kembali ke domestik, dikatakan Tim Phintraco, fokus pasar akan tertuju pada RDG BI pada 20 November 2024. BI diperkirakan menahan suku bunga acuan di level 6%, meski the Fed memangkas suku bunga acuan sebesar 25 bps pada pekan lalu. Hal ini dinilai merefleksikan keraguan BI terhadap peluang pemangkasan the Fed Rate di Desember 2024.

Baca Juga

Cek Jadwal Pengambilan Race Pack Collection Pertamina Eco RunFest 2024

Adapun saham-saham pilihan untuk trading, Phintraco Sekuritas merekomendasikan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Timah Tbk (TINS), PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN), PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) dan saham PT Indosat Tbk (ISAT).

Grafik Pergerakan IHSG Sepekan Terakhir:

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024