IHSG Sesi I Menguat 45 Poin, Saham DAAZ dan KEJU Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Selasa (12/11/2024), ditutup menguat 45,51 poin (0,63%) menjadi 7.311,97 dengan nilai transaksi Rp 6,81 triliun.
Kenaikan tersebut didorong penguatan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor enerig 2,65%, sektor consumer non primer 1,07%, sektor property 1,24%, sektor teknologi 1,18%, sektor infrastruktur 0,41%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor consumer primer, sektor keuangan, dan sektor transportasi.
Baca Juga
Target Perpajakan Melonjak 13,9%, Kemenkeu Ajak Akuntan Bantu Tingkatkan Kepatuhan
Di tengah penguatan tersebut, dua saham catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA) PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ), yang listing sejak kemarin ini, kembali naik 25% menjadi Rp 1.375 dan PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) naik 25% menjadi Rp 2.250.
Kenaikan juga kembali melanda saham PT Newport Marine Service Tbk (BOAT) sebanyak 32% menjadi Rp 132, PT Dwi Guna Lestari TbK (DWGL) sebanyak 20,19% menjadi Rp 250, dan PT Multipolar Tbk (MLPL) naik 19,38% menjadi Rp 154.
Sebaliknya penurunan dalam melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Satu Visi Putra Tbk (VISI), PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA), PT Golden Flower Tbk (POLU), PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (BSML), dan PT Shield On Service Tbk (SOSS).
Baca Juga
Hingga Oktober, PTPP Realisasikan Target Kontrak Baru 76,31% dari Target Tahun Ini
IHSG kemarin kembali jatuh sebanyak 20,73 poin (0,28%) menjadi 7.266,46. Penurunan dipicu atas koreksi sebanyak 397 saham. Sisanya sebangak 196 saham dan 190 saham masing-masing ditutup stagnan dan menguat.
Koreksi tersebut sejalan dengan berlanjutnya aksi jual (net sell) saham oleh pemodal asing mencapai Rp 1,52 triliun. Di antaranya, net sell BBRI Rp 732,32 miliar, BBCA senilai Rp 407,10 miliar, dan ADRO mencapai Rp 116,59 miliar. Sebaliknya saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tercatat sebagai saham yang dikoleksi asing mencapai Rp 122,23 miliar.
Grafik IHSG

