IHSG Akhirnya Dibuka Rebound, Saham DAAZ Kembali ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (12/11/2024), dibuka rebound. Penguatan indeks telah mencapai 50 poin (0,72%) menjadi 7.318 hingga pukup 09.02 WIB.
Penguatan tersebut didorong kenaikan mayoritas sektor saham, seperti sektor energi, sektor material dasar, sektor teknologi, sektor infrastruktur, ektor property, dan sektor keuangan. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor consumer primer dan sektor industry.
Baca Juga
Targetkan Dana Rp 1,5 Triliun, Lippo Cikarang (LCPK) Tetakan Harga Rights Issue di Bawah Harga Pasar
Di tengah rebound tersebut, saham PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ), yang listing sejak kemarin ini, kembali cetak penguatan hingga auto reject atas (ARA) sebanyak 25% menjadi Rp 1.375. Kenaikan juga kembali melanda saham PT Dwi Guna Lestari TbK (DWGL) sebanyak 21,15% menjadi Rp 252 dan PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) naik 21,11% menjadi Rp 2.180.
Sebaliknya penurunan dalam melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Satu Visi Putra Tbk (VISI), PT Topindo Solusi Komunika Tbk (TOSK), dan PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI).
Baca Juga
Meski Rugi Naik, Sekuritas Ini Patok Potensi Cuan Saham Bukit Sentul (BKSL) 500%, Kok Bisa?
IHSG kemarin kembali jatuh sebanyak 20,73 poin (0,28%) menjadi 7.266,46. Penurunan dipicu atas koreksi sebanyak 397 saham. Sisanya sebangak 196 saham dan 190 saham masing-masing ditutup stagnan dan menguat.
Koreksi tersebut sejalan dengan berlanjutnya aksi jual (net sell) saham oleh pemodal asing mencapai Rp 1,52 triliun. Di antaranya, net sell BBRI Rp 732,32 miliar, BBCA senilai Rp 407,10 miliar, dan ADRO mencapai Rp 116,59 miliar. Sebaliknya saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tercatat sebagai saham yang dikoleksi asing mencapai Rp 122,23 miliar.
Grafik IHSG

