TBS Energi (TOBA) Afiliasi Luhut Pandjaitan Akuisisi SembEnviro Singapura Rp 4,78 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Emiten afiliasi Luhut Binsar Pandjaitan, PT TBS Energi Utama Tbk atau TBS (TOBA), melalui anak perusahaannya, SBT Investment 2 Pte. Ltd. (SBT Investment) mengakuisisi 100% saham Sembcorp Environment Pte. Ltd. (SembEnviro).
Nama terakhir merupakan perusahaan penyedia layanan pengelolaan limbah terpadu di Singapura. Adapun saham yang diakuisisi SBT Investment yaitu milik Sembcorp Industries Ltd. (Sembcorp). Penandatangan Perjanjian Pembelian Saham (SPA) dilakukan pada tanggal 8 November 2024.
Berdasarkan laporan keterbukaan informasi yang dilansir TOBA pada laman Bursa Efek Indonesia, disebutkan, jumlah saham SembEnviro yang dibeli oleh SBT Investment mencapai 266,56 juta lembar atau senilai 405 juta dolar Singapura. Dengan menggunakan kurs Rp 11.811,32 per dolar Singapura, maka nilai pembelian saham tersebut setara dengan Rp 4,78 triliun.
Baca Juga
Kementerian ESDM Tetapkan HIP BBN Bioetanol November 2024 Rp14.039 per Liter
Co-CEO TBS Pandu Sjahrir mengatakan, dengan akuisisi ini, TBS semakin maju dalam visinya untuk membangun platform pengelolaan limbah terpadu di tingkat regional dengan operasinya di Indonesia dan Singapura.
Transaksi strategis ini melanjutkan upaya ekspansi TBS, setelah akuisisi Asia Medical Enviro Services Pte Ltd di Singapura dan ARAH Environmental group di Indonesia pada tahun 2023, yang memperkuat posisinya di sektor pengelolaan limbah dan solusi lingkungan regional.
"TBS memiliki komitmen berkelanjutan untuk beralih ke bisnis yang hijau dan berkelanjutan sesuai dengan target netralitas karbon TBS 2030," ujar Pandu dalam keterangan yang dikutip Sabtu (9/11/2024).
Lebih lanjut Pandu menjelaskan, SembEnviro, bersama anak-anak perusahaannya, adalah penyedia layanan pengelolaan limbah terpadu dalam pengolahan, pengumpulan, dan daur ulang limbah padat industri, komersial, dan domestik.
Menurut Pandu, dengan akuisisi tersebut TBS semakin maju dalam visinya untuk membangun platform pengelolaan limbah terpadu di tingkat regional dengan operasinya di Indonesia dan Singapura, mencakup pengelolaan limbah medis, industri, dan domestik, yang mendorong solusi pengelolaan limbah yang berkelanjutan bagi kota dan industri.
“Kami sangat gembira mengakuisisi bisnis dari organisasi yang terkenal dengan keunggulan operasionalnya," ucap Pandu.
Baca Juga
Capai 80,2% dari Target APBN, Pendapatan Negara capai Rp2.247,5 Triliun
Menurut dia, rekam jejak SembEnviro dalam pengelolaan limbah sejalan dengan tujuan keberlanjutan TBS.
"Kami berkomitmen penuh untuk memastikan bahwa standar tinggi layanan SembEnviro terus terjaga dan semakin kuat saat kami mengintegrasikan operasi kami," tutur Pandu.
Sementara itu, Direktur SBT Investment, Lim Hwee Hua menyatakan bahwa akuisisi itu merupakan tonggak penting dalam memperluas jejak pengelolaan limbah berkelanjutan di Singapura, setelah akuisisi TBS terhadap Asia Medical Enviro Services pada tahun 2023.
Lim mengaku bahwa pihaknya berkomitmen untuk membangun fondasi dan reputasi kuat SembEnviro, dengan menyediakan solusi pengelolaan limbah yang mampu menyesuaikan kebutuhan komunitas dan industri di Singapura yang terus berkembang.
"TBS akan bekerja sama dengan Sembcorp untuk memastikan transisi yang lancar setelah transaksi selesai," kata Lim.
Grafik Harga Saham TOBA secara Ytd:

