Cetak Laba Bersih Rp 1,14 Triliun, Saham Avia Avian (AVIA) Malah Turun
JAKARTA, investortrust.id – Emiten cat milik Creazy Rich Surabaya, Hermanto Tanoko, PT Avia Avian Tbk (AVIA) mencatat kinerja gemilang per September 2023 dibanding periode yang sama 2022.
Dalam laporan keuangan yang disampaikan Senin (30/10/2023), AVIA berhasil mencetak laba bersih periode berjalan Rp 1,14 triliun, tumbuh 5,64% secara year on year (yoy), dari Rp 1,08 triliun periode September 2022.
Meski kinerja mentereng, harga saham AVIA jusru turun -0,40% ke level Rp 492 per saham pada perdagangan sesi I, Senin (30/10/2023). Saham AVIA terpantau telah ditransaksikan dengan volume sebanyak 33.015 saham.
Saat ini antrian beli terbanyak AVIA berada pada harga Rp 488 per saham dengan jumlah bid 7.879 lot. Sedangkan antrian harga jual tertinggi berada di harga Rp 492 per saham sebanyak 5.147 lot.
Baca Juga
Sido Muncul (SIDO) Sebut Kenaikan Harga Beras Picu Penurunan Laba 18,6%
Kembali pada kinerja keuangan, pencapaian laba ditopang oleh kinerja pendapatan bersih yang tercatat Rp 5,16 triliun, naik dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 4,97 triliun. Meski pendapatan naik, Perseroan berhasil menekan beban pokok penjualan dari Rp 2,97 triliun menjadi Rp 2,88 triliun per kuartal III-2023.
Alhasil laba kotor yang dicatatkan meningkat menjadi Rp 2,28 triliun pada kuartal III-2023 dibanding Rp 1,98 triliun pada kuartal III-2022.
Sementara EBITDA tercatat Rp 1,46 triliun, naik dari Rp 1,33 triliun. Atas pencapaian tersebut AVIA mampu memompa laba per saham menjadi Rp 18,41 dari Rp 17,44 per saham.
Baca Juga
Pada periode September 2023, AVIA juga berhasil meningkatkan total aset menjadi Rp 11,34 triliun dari Rp 10,79 triliun per Desember 2022.
Sedangkan liabilitas tercatat naik tipis menjadi Rp 1,25 triliun per September 2023, dari Rp 2,28 triliun per 31 Desember 2022.
Adapun posisi ekuitas tercatat naik selama 6 bulan terakhir menjadi Rp 10,09 triliun dibanding Rp 9,57 triliun.

