Asing Net Sell Rp 2,21 triliun, Investor kembali Melepas Jumbo Saham Bank Besar Ini
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing kembali merealisasikan pembelian bersih (net sell) saham mencapai Rp 2,21 triliun. Total net sell ini tercatat yang terbesar sepanjang perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan ini.
Net sell ini berbanding terbalik dengan laju indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (8/11/2024), ditutup naik 43,33 poin (0,60%) menjadi 7.287,19.
Baca Juga
Program Bersih-Bersih, Erick Thohir Mau Kumpulkan Seluruh Direksi dan Komisaris BUMN
Net sell terbanyak kembali disumbangkan saham sektor perbankan, seperti saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 647,89 miliar PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 548 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 399,11 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 140,35 miliar, dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 116,35 miliar.
Sebaliknya lima saham dengan pembelian bersih (net buy) terbanyak melada lima saham berikut, yaitu saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 48,09 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 30,09 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 24,68 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 20,04 miliar, dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 13,34 miliar.
Terkait penguatan indeks hari ini terdorong kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar menguat 3,09%, sektor teknologi naik 2,19%, sektor transportasi 0,70%, sektor kesehatan 0,06%, sektor infrastruktur 0,12%, dan sektor industry 0,36%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor consumer primer 2,34%, sektor property 0,42%, ektor energi 0,18%, dan sektor keuangan 0,21%.
Baca Juga
Penguatan pesat indeks juga terdorong saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu, seperti saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) naik 14,58% menjadi Rp 6.875, PT Chandara Asri Pacific Tbk (TPIA) naik 8,58% menjadi Rp 7.275, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) naik 6,87% menjadi Rp 7.000, PT Petrosea Tbk (PTRO) naik 2,67% menjadi Rp 18.250, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik 5,62% menjadi Rp 940.
Di tengah penguatan IHSG, dua saham juga catatkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) naik 34,78% menjadi Rp 155 dan PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) naik 25% menjadi Rp 545, dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) melesat 20% menjadi Rp 15.000.
Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam, yaitu saham PT Golden Flower Tbk (POLU), PT Indo Straits Tbk (PTIS), PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO), PT Topindo Solusi Komunika Tbk (TOSK), PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA).
