IHSG Dibuka Terkoreksi, Saham SWAT, MARI, dan NICL Justru Melesat
JAKARTA, Investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (19/10/2023), dibuka melemah ke level 6.927,63. Sedangkan pergerakan indesk di menit awal berada dalam rentang 6.891-6.927.
Penurunan tersebut dipicu atas koreksi hampir seluruh indeks sektor saham, kecuali saham sektor infrastruktur yang kokoh dengan kenaikan. Pelemahan paling dalam melanda sektor saham transportasi, konsumer primer, dan material dasar.
Baca Juga
Meski IHSG bergerak di zona merah, ketiga saham ini torehkan lompatan harga, seperti saham PT Sriwahana Adityakarta Tbk (SWAT) naik Rp 11 (21%) menjadi Rp 62, PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) naik Rp 17 (16%) menjadi Rp 124, dan PT PAM Mineral Tbk (NICL) menguat 22 (12,50%) menjadi Rp 198.
Sebaliknya pelemahan dalam melanda saham PT Kota Satu Properti Tbk (SATU), PT Natura City Development TBk (CITY), dan PT Menn Teknologi Indonesia Tbk (MENN).
Kemarin, IHSG ditutup terkoreksi hingga 11,71 poin (0,71%) ke level 6.927,91. Investor asing juga membukukan penjualan bersih (net sell) jumbo bernilai Rp 1,57 triliun di seluruh pasar.Net sell paling banyak melanda saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) Rp 490,44 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 442,57 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 239,39 miliar.
Baca Juga
Saham Lanjut Naik, Barito Renewables (BREN) Kini Bernilai Rp 507 Triliun
Sedangkan bursa saham Wall Street kemarin ditutup anlok dengan penurunan terdalam melanda indeks teknologi Nasdaq dengan penurunan 1,62%, indeks S&P500 melemah 1,34%, dan Dow Jones melemah hingga 0,98%.

