IHSG Berpotensi Menguat Usai Koreksi Beruntun, Berikut Saham Pilihan Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id – Pilarmas Investindo Sekuritas memproyeksi indeks harga saham gabungan (IHSG), Selasa (5/11/2024), menguat terbatas dengan rentang pergerakan support dan resistance level 7.410– 7.560
Pergerakan indeks akan dipengaruhi sejumlah sentiment, seperti volatilitas US Election yang menekan pasar global, tidak terkecuali dengan IHSG terus mengalami pelemahan.
Baca Juga
Pelaku pasar dan investor emerging market tengah bersiap untuk menghadapi kemungkinan terburuknya, apabila Trump kembali menang pada pemilu kali ini. Sebab Trump berencana untuk memberlakukan tarif untuk melemahkan ekspor, dimana Peso Meksiko dan Yuan merupakan salah satu mata uang yang paling rentan dengan kenaikkan tarif.
Berdasarkan survey, seperti ABC News dan Ipsos mengatakan bahwa Harris unggul 49% - 46% secara nasional. “Hal tersebut jelas menjadi jauh lebih penting, karena prospek pemulihan ekonomi dunia menjadi hal besar untuk dapat dipertaruhkan,” ulas Direktur Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus dalam riset hariannya, Selasa (5/11/2024).
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi sentiment OPEC+ pada akhirnya kembali menyepakati untuk menunda peningkatan produksi pada December mendatang selama satu bulan. Hal ini dilakukan sebab harga minyak terus mengalami penurunan ditengah prospek perekonomian yang kian semakin rapuh.
Baca Juga
CFO GOTO Sebut Unit Usaha GOTO Ini Bakal Mentereng Tahun Depan
Pilarmas juga mencermati bahwa sentimen dalam negeri yang akan mempengaruhi pergerakan IHSG hari ini adalah pemerintah yang akan merevisi aturan devisa hasil ekspor (DHE) Sumber Daya Alam (SDA) untuk memperpanjang jangka waktu penyimpanan DHE SDA oleh eksportir.
Sebagai catatan, saat ini eksportir diwajibkan menyimpan minimal 30% DHE SDA di sistem keuangan Indonesia selama tiga bulan. Sementara itu, total DHE SDA yang masuk ke sistem keuangan Indonesia mencapai Rp 43,9 miliar pada periode Januari hingga April 2024.
Pilarmas menilai, perpanjangan waktu penyimpangan DHE SDA ini merupakan langkah yang baik untuk meningkatkan pembiayaan pembangunan ekonomi, sebagai pembiayaan investasi hilirisasi, dan meningkatkan stabillitas pasar keuangan.
Berikut ini adalah rekomendasi teknikal dari Pilarmas Investindo Sekuritas untuk perdagangan hari ini:
PT Timah Tbk (TINS)
Support : Rp 1.255
Resistance : Rp 1.410
Target harga: Rp 1.400
PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG)
Support : Rp 2.300
Resistance : Rp 2.690
Target harga: Rp 2.680
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
Support : Rp 7.250
Resistance : Rp 7.575
Target harga: Rp 7.550

