IHSG Dibuka Rebound, Saham FORU kembali Torehkan ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (31/10/2024), dibuka rebound sebanyak 30 poin (0,40%) menjadi 7.598 usai tiga hari beruntun bergerak di zona merah.
Penguatan indeks akhir Oktober ini didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor industri, sektor konsumer primer, sektor energi, sektor infrastruktur, dan sektor keuangan. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor kesehatan dan sektor material dasar.
Baca Juga
Laba KIJA Melonjak 232% per Kuartal III-2024, Pendapatan Semua Segmen Bisnis Naik!
Di awal transaksi, sejumlah saham catatkan lompatan harga, seperti saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) kembali melesat hingga auto reject atas (ARA) dengan kenaikan 24,74% menjadi Rp 6.075, PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) naik 24,34% menjadi Rp 189, dan PT Tira Austenite Tbk (TIRA) menguat 24% menjadi Rp 620.
Sebaliknya tiga saham dengan penurunan paling dalam melanda PT Megapower Makmur Tbk (MPOW), PT Arsy Buana Travelindo Tbk (HAJJ), dan PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV).
Baca Juga
Adaro Energy (ADRO) Cetak Laba US$ 1,32 Miliar hingga Kuartal III-2024
Kemarin, IHSG ditutup melemah sebanyak 36,75 (0,48%) menjadi 7.569,85. Pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham hingga Rp 1,42 triliun, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 571,90 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 299,13 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 212,33 miliar.
Koreksi IHSG kemarin dipicu atas penurunan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor teknologi 1,14%, sektor konsumer non primer 1,21%, sektor keuangan 0,30%, sektor industri 0,17%, sektor material dasar 0,31%, dan sektor properti 0,10%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor energi, konsumer primer, dan kesehatan.

