Laba HM Sampoerna (HMSP) Lanjutkan Penurunan
JAKARTA, investortrust.id – Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) anjlok emnjadi Rp 5,2 triliun hingga kuartal III-2024, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 6,20 triliun.
Manajemen HMSP dalam rilis laporan kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (29/10/2024), disebutkan bahwa penurunan tersebut berbanding terbalik dengan penjualan bersih yang justru naik dari Rp 87,29 triliun menjadi Rp 88,46 triliun.
Baca Juga
Sebaliknya pertumbuhan beban pokok penjualan lebih tinggi, dibandingkan dengan pertumbuhan penjualan. Hal ini memicu laba kotor perseroan turun dari Rp 14,44 triliun menjadi Rp 13,75 triliun.
Perseroan juga mencatatkan kenaikan beban penjualan, beban administrasi, hingga beban lain-lain. Adapun penghasilkan keuangan naik dan penghasilan lain-lain justru turun. Hal ini membuat laba periode berjalan HMSP turun dari Rp 6,20 triliun menjadi Rp 5,22 triliun.
Baca Juga
Kemenkes akan Libatkan Buruh atas RPMK Kemasan Rokok Polos Tanpa Merek
HM Sampoerna juga mencatatkan penurunan total asetn dari Rp 55,31 triliun menjadi Rp 53,24 triliun. Total liabilitas naik dari Rp 25,44 triliun menjadi Rp 26,12 triliun dan total ekutias turun dari Rp 29,86 triliun menjadi Rp 27,03 triliun.
Terkait pergerakan harga saham HMSP sepanjang tahun berjalan atau year to date (ytd) justru mencatatkan penurunan sebanyak 23%. Hingga penutupan sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (29/10/2024), saham HMSP berada di level Rp 685.
Grafik Saham HMSP

