Tiga Hari Jelang Palantikan Presiden Prabowo, IHSG Terbang 1,13% dan 4 Saham ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (17/10/2024), ditutup melesat sebanyak 86,1 poin (1,13%) menjadi 7.735,04 menjelang pelantikan Presiden Prabowo pada Minggu (20/10/2024). Pergerakan indeks dalam rentang 7.647-7.758 dengan nilai transaksi Rp 10,64 triliun.
Kenaikan tersebut ditopang lompatan sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 2,74%, sektor energi 1,31%, sektor keuangan 1,12%, sektor teknologi 0,99%, sektor property 0,82%, dan sektor industry 0,72%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor consumer non primer, kesehatan, dan infrastruktur.
Baca Juga
Raih Lisensi PFAK dari Bappebti, Bitwewe Siap Mendukung Industri Keuangan Digital Indonesia
Di tengah penguatan lompatan tersebut, tiga saham catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) 34,68% menjadi Rp 167, PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) menguat 33,78% menjadi Rp 99, dan PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) menguat 34,81% menjadi Rp 182.
Lompatan hingga ARA juga melanda saham PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) sebanyak 24,82% menjadi Rp 353 dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) naik 19,85% menjadi Rp 11.625. Kenaikan pesat juga melanda saham PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) sebanyak 21,54% menjadi Rp 158.
Baca Juga
67,5% Masyarakat Ingin Ada Partai Oposisi Pemerintahan Prabowo
Sebaliknya lima saham dengan penurunan paling dalam melanda, saham PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UNCR), PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI), PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI), dan PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI).
IHSG kemarin ditutup naik sebanyak 21,99 poin (0,29%) menjadi 7.648,94. Sebaliknya pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 335,50 miliar akibat adanya crossing saham PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) dari asing ke pemodal lokal Rp 519,96 miliar.
Grafik IHSG

