Deretan Sektor Ini Berpotensi Menguat di BEI Jelang Palantikan Prabowo-Gibran
JAKARTA, investortrust.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan terus menguat jelang pelantikan presiden presiden dan wakil presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, pada 20 Oktober 2024.
Dalam tiga hari terakhir, IHSG terpantau berada di zona hijau usai Prabowo pasca pemanggilan calon menteri dan calon wakil menteri dalam kabinet mendatang.
Seiring sentimen tadi, beberapa pelaku pasar memproyeksikan IHSG bisa mencapai level 8.000 hingga 8.043 pada akhir tahun 2024.
Senior Vice President yang juga merupakan Head Retail Marketing dan Product Development dari Henan Putihrai Asset Management Reza Fahmi Riawan mencermati bahwa sentimen positif dari pelantikan presiden dan stabilitas politik diharapkan dapat mendorong IHSG ke level tersebut.
Baca Juga
Bahkan, dengan sentimen positif dari pelantikan presiden dan kebijakan ekonomi yang stabil, Reza menilai terdapat kemungkinan IHSG bisa kembali ke level all time high (ATH) atau bahkan melampauinya.
“IHSG telah mencapai level tertinggi sepanjang masa (ATH) di level 7.910 pada September 2024,” urai Reza saat dihubungi investortrust.id, Selasa (15/10/2024).
Sebelumnya, pasar juga telah merespons positif pemilihan menteri oleh Prabowo, terutama karena banyaknya wajah lama yang sudah dikenal dan memiliki rekam jejak yang baik di bidang ekonomi. Stabilitas dan keberlanjutan kebijakan ekonomi menjadi faktor utama yang diharapkan oleh pasar.
“Kehadiran Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan kembali memberikan sinyal positif bagi pasar,” ucap Reza.
Baca Juga
MIND ID Sebut Hilirisasi PTBA Akan Fokus Mendukung Ekosistem Baterai EV
Untuk itu, Reza mengatakan terdapat beberapa sektor yang dapat dicermati investor hingga akhir tahun, yaitu teknologi, industri logam dan pertambangan, serta kesehatan dan farmasi.
Menurutnya, saham-saham di sektor teknologi menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Kemudian, saham di sektor industri logam dan pertambangan dinilai terus menarik minat investor dengan realisasi investasi yang tinggi.
“Sektor kesehatan dan farmasi juga menunjukkan potensi yang baik dengan adanya peningkatan investasi,” tutupnya.

