Merdeka Copper Gold (MDKA) Siap Akuisisi Tambang yang Punya Kriteria Ini
JAKARTA, investortrust.id – Manajemen PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mengungkapkan sejumlah kriteria tambang yang ingin diakuisisi perseroan.
General Manager Corporate Communication Merdeka Copper Gold, Tom Malik mengakui, sejauh ini perusahaan belum mengumumkan rencana baru akuisisi tambang. Namun, pemilik Merdeka Copper Gold selalu melihat peluang dan akan mempertimbangkan akuisisi bila menemukan tambang yang potensial dan menarik.
“Kisinya memang beralih dari tambang-tambang jangka pendek ke long term project,” ujar Tom di White Collar, Fairgrounds, SCBD, Jakarta, Rabu (13/12/2023).
Baca Juga
Sekuritas Ini Sebut Penurunan Saham Merdeka Copper (MDKA) Peluang bagi Investor
Dia mencontohkan proyek jangka panjang Tujuh Bukit (TB) copper yang diproyeksikan mampu beroperasi selama 20-30 tahun. Kemudian ada proyek emas Pani yang masa produksinya sekitar 20 tahun. Begitu pula tambang Sulawesi Cahaya Mineral (SCM). “Jadi, memang lebih fokus ke arah long term sustainable,” imbuh Tom.
Untuk ekspansi tambang-tambang yang sudah dimiliki, menurut Tom Malik, perusahaan akan senantiasa mengembangkan proyek yang ada, sekaligus mengupayakan penambahan produksi. “Itu sih selalu. Tetapi owner kami jeli soal begituan,” ungkap Tom.
Baca Juga
Pendapatan Merdeka Copper (MDKA) Naik 52,32% Jadi US$ 520,03 Juta
Sementara itu, Chief External Affairs Merdeka Copper Gold, Boyke Poerbaya Abidin menegaskan, perseroan tengah fokus ke proyek-proyek jangka panjang.
“Jadi, kami sedang menyelesaikan konstruksi kami. Otomatis dengan target jangka panjang tambang-tambang besar ini, gold terbesar ketiga, nikel terbesar ketiga, copper terbesar ketiga, maka kami akan melakukan penyelesaian konstruksi secepatnya,” ucap dia. (CR-10)

