IHSG Dibuka Lanjutkan Penguatan, Tiga Saham Dipimpin DNAR Terbang
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (16/10/2024), dibuka menguat sebanyak 18 poin (0,25%) menjadi 7.645. Penguatan ini lanjutkan lompatan penutupan kemarin.
Kenaikan tersebut ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor consumer non primer, property, infrastruktur, kesehatan, dan sektor material dasar. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor teknologi dan consumer primer.
Baca Juga
Royalindo (INDO) Didukung Kas Besar dan Margin Tinggi, Sahamnya bisa Menuju Rp 200
Di tengah penguatan tersebut, tiga saham ini torehkan lompatan harga di awal transaksi, yaitu saham PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) naik 25% menjadi Rp 115, PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) melesat 9% menjadi Rp 72, dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) kembali melesat hingga sentuh Rp 10.000.
Sebaliknya tiga saham dengan penurunan paling dalam awal transaksi, yaitu saham PT Megapower Makmur Tbk (MPOW), PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS), dan PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO).
IHSG kemarin ditutup melesat sebanyak 67,29 poin (0,89%) menjadi 7.626,95. Pemodal asing akhirnya merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 339,78 miliar terbanyak melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 119,37 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 87,19 miliar, dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) senilai Rp 76,48 miliar.
Baca Juga
Kebijakan Properti Pemerintahan Baru Jadi Daya Tarik Baru Saham PWON dan BSDE
Secara sectoral, penguatan paling pesat disumbangkan saham consumer non primer 1,38%, sektor teknologi 1,13%, sektor kesehatan 1,23%, sektor keuangan 0,64%, sektor consumer preimer 0,67%, dan sektor material dasar 0,83%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor energi, property, dan sektor infrastruktur.
Saat IHSG melesat, sejumlah saham ini torehkan kenaikan harga yang mengesankan, seperti saham PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) naik 29,41% menjadi Rp 66, PT Bumi Citra Permai Tbk (BCIP) sebanyak 22% menjadi Rp 61, PT Multipolar Tbk (MLPL) naik 21,18% menjadi Rp 103, PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) sebanyak 16,94% menjadi Rp 580, dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) naik 13,75% menjadi Rp 9.100.

