Mirae Asset Rekomendasikan Saham Emiten Unggas, Pilihan Teratas Ini
JAKARTA, investortrust.id - Mirae Asset Sekuritas menilai emiten sektor poultry atau unggas, seperti PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), berpeluang cuan besar jelang akhir 2024.
Hal itu didorong oleh peningkatan daya beli karena pemotongan tarif, normalisasi harga makanan, dan kejelasan lebih lanjut pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca Juga
Program Makan Siang Gratis Bergulir, Japfa (JPFA) Ungkap Dampak Ini bagi Industri Unggas
Analis Mirae Asset Sekuritas Andreas Kristo Saragih mengatakan, potensi pertumbuhan tersebut bisa menjadi peluang terbaik untuk meningkatkan peringkat sektor emiten unggas ini menjadi overweight.
“Kami meningkatkan peringkat JPFA menjadi Trading Buy, dari Hold sebelumnya, dengan target harga Rp 1.740. Sementara pilihan teratas tetap CPIN direkomendasikan Buy dengan target harga Rp 5.825,” tulis Andres dalam risetnya dikutip Senin, (14/10/2024).
Sebagai informasi, rata-rata harga day old chick (DOC) dan harga ayam pedaging pada September 2024 menunjukkan peningkatan setelah terjadi penurunan pada bulan-bulan sebelumnya.
Namun demikian, dalam hal perbandingan tahunan, harga DOC maupun harga ayam pedaging, tetap lebih rendah dari realiasi periode sama tahun lalu.
Baca Juga
Memasuki Kuartal IV, Saham Emiten Peternakan Ayam Ini Direkomendasikan Beli
Harga DOC di Jawa Barat telah naik menjadi Rp 4.864 per ayam atau naik 18,3% secara bulanan namun, lebih rendah 15,2%, dibandingkan periode tahun lalu. Sedangkan harga ayam pedaging di Jawa Barat naik menjadi Rp 18.189 per kilogram atau naik 2,3% secara bulanan namun turun 7,9% secara tahunan. Hal ini menandai kelima kalinya tahun ini harga turun di bawah level Rp 20.000 per kilogram.
“Kami mengaitkan pertumbuhan dengan program bantuan sosial pemerintah yang mempertahankan daya beli, dan dampak positif pada implementasi pemusnahan sukarela yang mengurangi tingkat kelebihan pasokan,” ulasnya.

