IHSG Sesi I Ditutup Turun Tipis, Berikut Daftar Saham Cuan dan "Boncos"
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (10/10/2024), ditutup turun tipis 3,93 poin (0,05%) menjadi 7.497,35. Pergerakan berada dalam rentang 7.467-7.528 dengan nilai transaksi Rp 3,61 triliun.
Pelemahan tersebut dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti saham sektor material dasar, sektor industry, sektor teknologi, sektor property, dan sektor energi. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor consumer primer, sektor consumer non primer, sektor industry, sektor transportasi, sektor infrastruktur, dan sektor keuangan.
Baca Juga
Menperin: Hilirisasi Bisa Kurangi Pengaruh Fluktuasi Harga CPO ke Ekonomi Domestik
Meski IHSG turun tipis, beberapa saham berikut torehkan lompatan harga PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) 22,58% menjadi Rp 190, PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) sebanyak 20,67% menjadi Rp 181,
PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) naik 14,29% menjadi Rp 208, PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) sebanyak 13,66% menjadi Rp 5.825, dan PT MNC Land Tbk (KPIG) menguat 10,96% menjadi Rp 162.
Sebaliknya penurunan paling dahsyat melanda saham PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD), PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ), PT Atlas Resources Tbk (ARII), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), dan PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL).
IHSG kemarin ditutup menguat sebanyak 55,86 poin (0,74%) menjadi 7.501,28. Pemodal asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) jumbo mencapai Rp 2,53 triliun di seluruh pasar. Net sell terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 317,03 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) 77,27 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 68,49 miliar.
Baca Juga
Emtek (EMTK) Beli 9,5% Saham Bukalapak (BUKA) Menggambarkan Penilaian Positif Ini
Koreksi IHSG kemarin sejalan dengan pelemahan seluruh sektor saham, seperti saham sektor teknologi melemah 0,74%, sektor property 0,75%, sektor keuangan 0,64%, sektor industry 0,59%, sektor material dasar 0,54%, dan sektor energi 0,70.
Walau IHSG ditutup anjlok, dua saham ini malah catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA) PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) naik 24,82% menjadi Rp 3.520 dan PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) naik 24,75% menjadi Rp 494.
Grafik IHSG

