Begini Prospek Saham Pakuwon (PWON) Usai Torehkan Marketing Sales Rp 1,12 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Realisasi penjualan marketing (marketing sales) unit property PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) senilai Rp 1,12 triliun hingga September 2024 telah sesuai dengan estimasi manajemen.
Tim riset BRI Danareksa Sekuritas dalam riset harian yang diterbitkan hari ini menyebutkan bahwa realisasi marketing sales tersebut setara dengan 77% dari target yang ditetapkan BRI Danareksa Sekuritas dan mencapai 75% dari target manajemen PWON.
Baca Juga
Target Saham Pakuwon (PWON) Direvisi Naik, Ternyata Didukung Segmen Ini
“Realisasi tersebut sudah sesuai target, hal ini mendorong kami untuk mempertahankan rekomendasi beli saham PWON dengan target harga Rp 640,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas Ismail Fakhri riset tersebut.
BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan bahwa marketing sales kuartal III-2024 berkontribusi senilai Rp 357 miliar terhadap total Januari-September 2024 senilai Rp 1,12 triliun. Sedangkan proyeksi marketing sales PWON dari manajemen untuk tahun ini Rp 1,5 triliun dan senilai Rp 1,45 triliun dari target yang diberikan BRI Danareksa Sekuritas.
Baca Juga
Pakuwon (PWON) Bangun Kokas Versi Bekasi, Target Beroperasi Akhir 2024
Penyumbang terbesar marketing sales perseroan hingga September 2024 berasal dari penjualan unit apartemen sebanyak 50% dan penjualan rumah tapak mencapai 46%. Unit property yang terjual dengan mendapatkan subsidi pajak pertambahan nilai (PPN) mencapai 64% terhadap total marketing sales PWON.
Melihat pencapaian sesuai target tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham PWON dengan target harga Rp 640. Target tersebut merefleksikan diskon sekitar 58% terhadap perkiraan nilai asset bresih (NAV) perseroan.
Grafik Saham PWON

