BNI AM Catat Dana Kelolaan Rp 28 Triliun per September 2024
JAKARTA, investortrust.id – Jumlah dana kelolaan (asset under management/AUM) PT BNI Asset Management (BNI AM) mencapai Rp 28 triliun pada akhir September 2024. Meski jumlah tersebut baru setara 82,35% dari target tahunan sebesar Rp 34 triliun, perseroan mengaku tidak berencana merevisi target ini.
“Posisi akhir bulan kita itu pokoknya sekitar Rp 28 triliun. So far (target) masih, kemarin kalau nggak salah di sekitar Rp 30 triliun ya,” ujar Plt Direktur Utama BNI AM Ade Yusriansyah, menjawab Investortrust.id di SEIA Restaurant, Menara Astra Jakarta, Rabu (9/10/2024).
Dari jumlah AUM yang sudah dicapai, reksa dana paling diminati adalah BNI-AM Indeks IDX30 (BN130) yang baru diluncurkan sekira Maret dan April 2024. Total AUM pada produk BN130 ini mencapai Rp 2,4 triliunan.
Manajemen optimistis, target yang sudah ditetapkan tahun ini akan tercapai karena investor institusi kerap menambah nilai investasinya di akhir tahun. Secara historikal, BNI AM mencatatkan bahwa pola penambahan investasi di akhir tahun, sudah terjadi dalam tiga tahun terakhir.
Baca Juga
BNI AM Gandeng Bank BTPN, Perluas Jaringan Pemasaran Reksa Dana Indeks
“Mostly klien institusi kami itu antara April, Mei, sampai September mereka redeem, taking profit di situ. Tetapi at the end di Oktober, November sampai akhir tahun, kami masih tumbuh 1-2% di atas market yang terkontraksi,” tegasnya.
Berpegang pada catatan tiga tahun terakhir, Ade menyebutkan bahwa pola yang sama berpotensi terulang kembali. Pasalnya, investor besar yakni dari institusi tengah melakukan penjajakan untuk kembali masuk (chip in).
“Mungkin ada beberapa requirement. Hopefully itu bisa kita fulfill,” imbuhnya.
Beberapa katalis pendukung untuk mencapai target dimaksud, salah satunya adalah perluasan jaringan pemasaran reksa dana melalui Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD). Hari ini, BNI AM baru saja menambah APERD ke-30 yaitu PT Bank BTPN Tbk.
BNI AM memproyeksikan penambahan AUM sekitar Rp 200 - Rp 300 miliar dari terjalinnya kerja sama tersebut.
“So far juga kami ada beberapa nasabah baru. Sekarang itu mungkin ada sekitar 4 atau 5. Baik itu di dana pensiun, asuransi, dan segala macam. Kami juga ada beberapa produk kerja sama dengan grup BNI, fitur-fitur baru, diversitas produk. Kami harapkan nanti jadi salah satu produk yang bisa mendorong pertumbuhan sampai dengan akhir tahun,” papar Ade.
Melalui kerja sama dengan BTPN, BNI AM akan mendistribusikan sembilan reksa dana dalam line product Jenius.
Baca Juga
Bank Mandiri Dukung Wirausaha Go Global pada Ajang Trade Expo Indonesia 2024
Produk dimaksud, meliputi satu reksa dana pasar uang, yakni BNI-AM Dana Likuid; dua reksa dana pendapatan tetap, BNI-AM Teakwood dan BNI-AM Ardhani Pendapatan Tetap Syariah.
Ada pula enam reksa dana indeks, yakni BNI-AM Indeks IDX30 (BN130), BNI-AM IDX Growth 30, BNI-AM SRI-KEHATI Kelas R1, BNI- AM IDX PEFINDO Prime Bank Kelas R1, BNI-AM PEFINDO i-Grade Kelas R1, dan BNI-AM IDX High Dividend 20. (CR-10)

