IHSG Ditutup Anjlok 55,86 Poin, Sebaliknya Dua Saham Ini Melesat hingga ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (9/10/2024), ditutup anjlok sebanyak 55,86 poin (0,74%) menjadi 7.501,28. Pergerakan indeks dalam rentang 7.501-7.595 dengan nilai transaksi Rp 9,40 triliun.
Koreksi tersebut sejalan dengan pelemahan seluruh sektor saham, seperti saham sektor teknologi melemah 0,74%, sektor property 0,75%, sektor keuangan 0,64%, sektor industry 0,59%, sektor material dasar 0,54%, dan sektor energi 0,70.
Baca Juga
Tumbuh 13%, Nilai Transaksi Kopra by Mandiri Tembus Rp 14.000 Triliun di Agustus 2024
Walau IHSG ditutup anjlok, dua saham ini malah catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA) PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) naik 24,82% menjadi Rp 3.520 dan PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) naik 24,75% menjadi Rp 494.
Penguatan juga melanda saham PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD) naik 26,50% menjadi Rp 148, PT Bank J Trust Indonesia Tbk (BCIC) sebanyak 18,18% menjadi Rp 195, dan PT Primadaya Plastindo Tbk (PDPP) naik 16,39% menjadi Rp 710.
Baca Juga
Temu Berencana Masuk Indonesia Lewat Bukalapak (BUKA), Begini Kata Menkominfo
Sebaliknya penurunan paling dalam melanda saham berikut, yaitu saham PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX), PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA), PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI), PT Verona Indah Pictures Tbk (VERN), dan PT Hero Supermarket Tbk (HERO),
IHSG kemarin ditutup naik 53 poin (0,71%) menjadi 7.557,14. Namun pemodal asing masih merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham sebanyak Rp 165,68 miliar terbanyak dicatatkan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 169,73 miliar, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) Rp 127,60 miliar, dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp 66,20 miliar.
Grafik IHSG

