Genggam Capex Rp 158 Miliar, Bundamedik (BMHS) Ungkap Rencana Ekspansi Akhir Tahun
JAKARTA, investortrust.id – PT Bundamedik Tbk (BMHS) masih memiliki anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) Rp 158 miliar pada semester II-2024. Direksi pun menjelaskan sejumlah rencana perseroan pada sisa tahun ini.
Sebelumnya, Direktur Keuangan Bundamedik Cuncun Wijaya memaparkan, capex perseroan tahun ini sudah diserap sebanyak Rp 142 miliar atau 47,3% dari anggaran satu tahun penuh yang sebanyak Rp 300 miliar.
Dia mengatakan, mayoritas belanja modal ini digunakan untuk renovasi gedung rumah sakit perseroan di beberapa cabang, seperti Menteng-Jakarta, Palembang, dan Bekasi.
“Nah memang di sisa akhir tahun nanti kiami juga akan memulai additional gedung yang akan kami lakukan nanti. Mungkin kita rilisnya nanti pada kuartal ketiga ya, lokasinya mungkin kami buat teaser saja sedikit gitu. Nanti nunggu kuartal III-2024 kami rilis mau spend di mana,” ujar Cuncun menjawab Investortrust.id, Senin (7/10/2024).
Baca Juga
Ekspansi Rumah Sakit, Bundamedik (BMHS) Serap Capex Rp 142 Miliar
Namun dia enggan menjelaskan lebih rinci tentang gedung tambahan yang dimaksud. Sedangkan Direktur Utama Bundamedik Agus Heru Darjono menginformasikan, perseroan telah menyelesaikan perancangan strategis yang turut mencakup ekspansi pelayanan di kota-kota yang belum dijamah Bundamedik.
“Ketika kota-kota itu di mana kami belum ada dan kami bisa berkontribusi di sana, itu merupakan ekspansi strategis kami,” jelas Agus.
Dia menambahkan bahwa manajemen berencana menambah 1-2 rumah sakit per tahun. Agus sendiri, dikenal sebagai seorang profesional di bidang strategi korporasi, pemasaran, serta pengembangan organisasi dan sumber daya manusia.
Dia memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di industri farmasi. Agus memulai kariernya sebagai perwakilan medis, hingga kini menjadi pengambil keputusan strategi korporasi tertinggi sebagai direktur di beberapa perusahaan farmasi Indonesia.
“Mengenai ekspansi dan spesialisasi di mana? Kami memang tidak hanya fokus ke ibu dan anak. Jadi nanti tergantung di kota mana, di teritori mana, di situlah kami akan mengembangkan central for excellence perseroan. Jadi tidak terpaku pada ibu dan anak,” sambungnya.
Di tengah dinamika industri kesehatan, BMHS menunjukkan resiliensi dan eksistensinya. Melalui tagline Because Family Matters, manajemen memperkuat komitmen memberikan layanan kesehatan yang holistik untuk seluruh anggota keluarga.
Berbagai langkah strategis telah disiapkan untuk memperkuat komitmen tersebut, sekaligus mengakselerasi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Baca Juga
Laba Bersih Bundamedik (BMHS) Meroket 157% Jadi Rp 10,96 Miliar di Semester I-2024
“Kinerja positif di seluruh unit bisnis BMHS Group dan peningkatan layanan kesehatan komprehensif juga semakin memperkuat fundamental perusahaan untuk mewujudkan komitmen tersebut,” ujarnya.
BMHS mencatat laba bersih Rp18,6 miliar pada semester I-2024, meningkat 199% (yoy). Pertumbuhan ini tercermin pada seluruh unit bisnis BMHS, mulai dari peningkatan pada Rumah Sakit Bunda Group yang mencapai 8%, Morula IVF Indonesia yang meningkat 4%, hingga PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) yang meningkat 14%.
Sepanjang paruh pertama tahun ini, pendapatan layanan spesialistik di luar kategori OBGYN dan anak (pediatric) berkontribusi positif sebesar 49% dari total pendapatan rumah sakit. Berbekal tren positif ini, BMHS optimistis dapat menghadirkan layanan kesehatan keluarga yang terbaik.
Selain itu, pengembangan pusat layanan kesehatan unggulan bagi seluruh anggota keluarga yang didukung inovasi teknologi modern juga terus menjadi fokus perusahaan. (CR-10)
Grafik Harga Saham BMHS secara Ytd:

