Tiga Sekuritas Ini Beri Pandangan Positif Usai Tiktok Masuk, Saham GOTO Pilihan Teratas
JAKARTA, investortrust.id– Tiga perusahaan sekuritas ini memasang rekomendasi saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dengan target harga bervariasi dalam kisaran Rp 125-150. Target harga tersebut sebagai pandangan positif masuknya TikTok melalui akuisisi sebanyak 75% saham Tokopedia.
“Kami menilai masukknya Tiktok menjadi pengendali saham Tokopedia akan membawa dampak positif bagi GOTO melalui sinergi dengan sejumlah unit bisnisnya, khususnya segmen fintech,” tulisnya analis Mandiri Sekuritas Jennifer Audrey Harjono dan Adrian Joezer dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, Selasa (19/12/2023).
Baca Juga
Bisnis Emiten Teknologi Digital Prospektif, Mirae Jagokan BUKA dan GOTO
Mandiri Sekuritas menambahkan divestasi saham Tokopedia akan memperkuat neraca keuangan GOTO dan mendorong perseroan bisa fokus terhadap penguatan on demand services (ODS) dan fintech ke depan.
Aksi tersebut juga membuka peluang perolehan service fee GOTO dari Tokopedia akan meningkat ke depan, seiring masukknya Tiktok dalam ekosistem tersebut. Hal tersebut mendorong Mandiri Sekuritas untuk merekomendasikan beli saham GOTO dengan target harga Rp 130 per saham.
Pandangan positif terhadap masuknya Tiktok dalam ekosistem GOTO juga disampaikan analis Ciptadana Sekuritas Gani. Menurut dia, masuknya Tiktok dalam ekosistem GOTO melalui akuisisi 75% saham Tokopedia menciptakan peluang besar bagi perseroan ke depan.
“Kami menilai GOTO dapat menggenjot Gopay sebagai pembayaran utama di ekosistem ke depan. Dengan demikian GOTO dapat meningkatkan nilai transaksi BNPL maupun secara tunai ke depan. Apalagi selama ini metode pembayaran Tiktok masih didominasi COD,” terangnya.
Sedangkan dari layanan on demand serives (ODS), Gani mengatakan, GOTO memiliki peluang untuk menambah volume pengiriman barang ke depan. Apalagi selama ini sebagian besar pengiriman barang Tiktok melalui J&T.
“Kami meyakini transaksi Tiktok dan Tokopedia memperbesar peluang Gojek untuk meningkatkan volume pengiriman barang ke depan, sehingga berdampak positif terhagap GOTO,” terangnya.
Baca Juga
Terkait Investasi Tiktok di Tokopedia, Berikut Dampak Positifnya bagi Performa GOTO
Selain kedua sentiment positif tersebut, dia mengatakan, GOTO akan dapat menekan dana yang digelotorkan untuk membiaya operasional dan promosi Tokopedia, karena pemegang saham mayoritas sudah diambilalih Tiktok. “Kami menilai bahwa Keputusan melepas mayoritas saham Tokopedia kepada Tiktok sebagai tindakan yang masuk akal guna memperbesar pasar Tokopedia dan menekan alokasi dana besar untuk promosi Tokopedia,” terangnya.
Berbagai faktor tersebut mendorong Ciptadana Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham GOTO dengan target harga Rp 150 per saham. Target harga tersebut mempertimbangkan potensi kenaikan biaya jasa yang didapatkan GOTO dari Tokopedia, seiring dengan peningkatan GTV setelah Tiktok masuk.
Pilihan Teratas
Sementara itu, analis BRI Danareksa Sekuritas Niko Margaronis menetapkan saham GOTO sebagai pilihan teratas untuk saham sektor teknologi yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset saham emiten teknologi, Selasa (19/12/2023), menilai, pencapaian EBITDA positif GOTO berpotensi lebih cepat dari perkiraan semula setelah Tiktok masuk dalam ekosistem perseroan. Usai transaksi ini, GOTO akan memfokuskan penguatan segmen fintech dengan potensi pasar besar ke depan.
Baca Juga
BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham GOTO dengan target harga saham direvisi naik menjadi Rp 125 per saham. Dengan saham GOTO berada di level Rp 90, terbuka penguatan saham ini sebanyak 38,88% ke depan.
Pilihan utama saham GOTO, terang Niko, sejalan dengan potensi berlanjutnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dengan target mencapai US$ 109 miliar pada 2025. Peningkatan akan didukung pertumbuhan nilai transaksi e-commerce dan pembayaran digital.
Sedangkan perusahaan teknologi yang paling siap memonetisasi pertumbuhan pasar tersebut adalah GOTO yang didukung dengan fintech yang sudah besar.

