Harga Aset Kripto Berguguran, Bahkan Bitcoin Kini di Bawah US$ 70 Ribu
JAKARTA, investortrust.id – Harga mayoritas aset kripto global mengalami penurunan dalam 24 jam terakhir pada Lebaran hari pertama Rabu (10/4/2024). Penurunan didominasi aset kripto dengan kapitalisasi pasar (market cap) 10 terbesar.
Berdasarkan data coinmarket.com hingga pukul 18.22 WIB terungkap bahwa market cap aset kripto yang terdaftar di coinmarket.com turun 2,97% menjadi US$ 2,58 triliun dalam 14 jam terakhir. Sedangkan volume perdagangan dalam jangka waktu sama turun 7,39% menjadi US$ 90,38 miliar.
Baca Juga
Bitcoin Berpotensi Menguji Area All Time High Lagi di Level US$ 73.000
Penurunan terbesar melanda aset Cardano sebanyak 5,14% menjadi US$ 0,5774, aset Dogecoin anjlok 4,54% menjadi US$ 0,187 dalam 24 jam terakhir, dan aset Solana turun mencapai 3,57% menjadi US$ 169,81 per koin.
Penurunan juga melanda dua aset terbesar di dunia ini, yaitu aset kripto Bitcoin turun 2,58% menjadi US$ 69.068,61 per kon dalam 24 jam terakhir, Begitu juga dengan Ethereum anjlok 3,28% menjadi US$ 3.519,11 per koin. Sedangkan satu-satunya aset kripto yang naik dari jajaran top 10 market cap adalah Binance (BNB) dengan kenaikan 0,52% menjadi US$ 587,33 per koin.
Baca Juga
CEO Ripple: Kapitalisasi Asar Kripto Tembus US$ 5 Triliun Tahun Ini
Penurunan tersebut menjadikan harga Bitcoin kembali jatuh ke level di bawah US$ 70.000 per koin. Padahal, pertengahan Maret 2024, harga Bitcoin sempat menembus level US$ 74.000 per koin, seiring dengan sentiment positif.
Sejumlah analis menyebutkan bahwa penurunan harga sejumlah aset kripto hari ini dipengaruhi atas minimnya sentiment positif yang mendorong pergerakan harga set kripto.
Sedangkan sentiment selanjutnya terhadap pendorong harga datang dari antisipasi penurunan tingkat suku bunga The Fed dan antisipasi halving yang dapat mengganggu pasokan Bitcoin.

