Aset Kripto Rebound, Bahkan Penguatan Sampai Belasan Persen
JAKARTA, investortrust.id – Harga sejumlah aset kripto, khususnya kapitalisasi pasar (market cap) besar, mulai kembali rebound dalam 24 jam terakhir. Rebound menyusul penurunan dalam aset-aset tersebut dalam dua hari terakhir.
Berdasarkan data coinmarket.com, aset Bitcoin melesat 2,56% menjadi US$ 65.658,67 per koin. Meski mulai bangkit harga tersebut masih jauh dari harga rata-rata dalam sebulan terakhir di atas US$ 70.000 per koin.
Baca Juga
Gedung Putih ‘Wait and See’ Pasca Serangan Iran terhadap Israel
Penguatan juga melanda aset kripto Ethereum dengan kenaikan 4,53% menjadi US$ 3.123,88 dalam 24 jam terakhir. Begitu juga dengan Tether USDT naik tipis menjadi US$ 1 per kon. BNB menguat 2,81% menjadi US$ 564,36 selama 24 jam terakhir.
Penguatan juga melanda aset Solana mencapai 6,63% menjadi US$ 149,07. Meski mencatatkan penguatan harga tersebut juga masih jauh di bawah harga rata-rata dalam sebulan terakhir di atas level US$ 170 per koin.
Begitu juga dengan aset kripto Dogecoin menguat 6,11% menjadi US$ 0,160 per koin. Cardano juga mencatatkan penguatan sebanyak 4,82% menjadi US$ 0,4635 per koin dalam 24 jam terakhir.
Meski aset kripto mencatatkan penguatan dalam 24 jam terakhir, mayoritas masih mencatatkan penurunan dahsyat dalam sepekan terakhir. Di antaranya, Cardano turun 20,88% dalam sepekan, Dogecoin anjlok 18,60% dalam sepekan, Avalanche anjlok 24,32% dalam sepekan, Solana melemah 16,36% dalam sepekan, Ethereum anjlok 9,01% dalam sepekan, dan Bitcoin terkoreksi 5,55% selama sepekan terakhir.
Baca Juga
CEO Ripple: Kapitalisasi Asar Kripto Tembus US$ 5 Triliun Tahun Ini
Berkat penguatan mayoritas aset kripto dalam 24 jam, kapitalisasi pasar (market cap) aset ini mencatatkan penguatan sebanyak 3,78% menjadi US$ 2,37 triliun. Sedangkan total volume perdagangan mengalami penurunan 20,24% menjadi US$ 127,58 miliar dalam 24 jam terakhir.
Penguatan mayoritas aset kripto didukung serangan Iran terhadap Israel yang berimbas terhadap peningkatan eskalasi Timur Tengah. Serangan tersebut menjadikan investor kembali ke pasar kripto sebagai satu dari beberapa aset yang menawarkan perlindungan yang bagus saat terjadi gejolak.
Perdagangan aset kripto juga akan dipengaruhi rencana halving Bitcoin yang berimbas terhadap penurunan token baru tersebut yang diperkirakan mulai 20 April tahun ini. Halvin terbukti berhasil mengerek aset sejumlah kripto selama ini.

