Catat Oversubscribed, Anak Usaha Delta Dunia (DOID) Ini Tuntaskan Obligasi Rp 1 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) melalui anak usahanya, PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), merampungkan penerbitan obligasi senilai Rp 1 triliun. Sedangkan selama penawaran terjadi kelebiha permintaan (oversubscribed) sebanyak 1,4 kali.
Dirut BUMA Indra Kanoena melalui pengumuman resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (1/10/2024), menyebutkan bahwa oversubscribed tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadp stabilitas keuangan dan prospek pertumbuhan BUMA.
Baca Juga
Anak Usaha Delta Dunia (DOID) Perpanjang Kontrak Rp 2 Triliun di Tambang Australia
“Dengan banyak investor berkomitmen pada surat utang tenor jangka panjang, BUMA berada dalam posisi tepat untuk menyelaraskan strategi pembiayaan dengan masa pakai peralatannya,” Indra Kanoena.
Manajemen DOID menambahkan bahwa obligasi BUMA ini berhasil menarik minat dari berbagai perusahaan dana pension, reksa dana, perusahaan asuransi, manajer investasi, dan bank terkemuka.
BUMA menerbitkan tiga seri obligasi dengan nilai dan tenor yang berbeda. Obligasi seri A senilai Rp 251,03 miliar berjang waktu 370 hari dilepas dengan bunga 7,25%, seri B senilai Rp 332,71 miliar bertenor tiga tahun dilepas dengan tingkat bunga 9,25%, dan seri C senilai Rp 416,25 miliar dengan tenor lima tahun dilepas dengan kupon 9,75%.
Baca Juga
Anak Usaha Delta Dunia (DOID) Teken Kontrak Jasa Pertambangan Rp 12 Triliun
Terkait penggunaan dana hasil emisi obligasi, BUMA mengalokasikan sebanyak 42,29% atau setara dengan Rp 422,91 miliar untuk melunasi kewajiban obligasi I BUMA Tahun 2023 Seri A yang jatuh tempo pada 8 Januari 2025. Perseroan juga mengalokasikan sebanyak 28,86% dari dana yang diperoleh untuk belanja modal, khususnya pembelian alat berat, meningkatkan kapasitas produksi dan efisiensi operasional BUMA.
Sisanya sebanyak 28,85% dari dana perolehan tersebut akan digunakan untuk mendukung kegiatan operasional BUMA yang sedang berjalan, meningkatkan kemampuan perusahaan untuk mengelola arus kas, dan mengendalikan biaya secara efisien.
Grafik Saham DOID

