Rumah Sakit dengan Eksposur Pasien BPJS Besar Diuntungkan, Saham HEAL dan SILO Layak Dipertimbangkan
JAKARTA, investortrust.id – Kedua emiten rumah sakit PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) dan PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) diperkirakan mampu untuk mempertahankan pertumbuhan kinerja keuangan hingga tahun depan. Pertumbuhan paling pesat akan melanda rumah sakit dengan eksposur pasien BPJS yang besar.
Analis Samuel Sekuritas Indonesia Brandon Boedhiman dan Jonathan Guyadi mengatakan, kompleksitas kasus penyakit yang tinggi diperkirakan tetap berlanjut pada kuartal terakhir tahun ini hingga tahun mendatang.
Baca Juga
Kinerja Lampaui Target, Target Harga Saham Siloam (SILO) Direivisi Naik
Hal ini diharapkan membuat tingkat pertumbuhan pendapatan sejumlah rumah sakit tetap kuat hingga tahun depan. MIKA diprediksi mencatatkan kenaikan pendapatan belasan persen pada 2023, begitu juga dengan SILO ditargetkan mencetak pertumbuhan pendapatan belasan persen.
Sedangkan margin EBITDA, dia mengatakan, HEAL diperkirakan tetap berada di level 30% pada kuartal terakhir tahun ini. Hal tersebut didukung normalisasi biaya. Dalam jangka menengah, perusahaan berpotensi mencetak margin EBITDA berkisar 32-33% pada 2024. HEAL juga memperkirakan pertumbuhan dua digit jumlah pasein tahun 2024.
Kondisi hampir serupa akan melanda SILO dengan proyeksi pertumbuhan pendapatan tetap berada di belasan persen pada 2024, didukung departement CONGO (Cardio, Onco, dan Neuro), margin EBITDA berkisar 30%, oleh intensitas kasus yang lebih tinggi dan efisiensi biaya. “Kami memperkirakan SILO akan mempertahankan margin EBITDA di level 30an persen, didukung oleh departemen CONGO,” terangnya.
Baca Juga
Sekuritas Ramai-ramai Revisi Naik Harga Saham Medikaloka (HEAL)
Hal ini mendorong Samuel Sekuritas untuk mempertahankan saham HEAL sebagai pilihan teratas dengan target harga Rp 1.800. “Kami percaya bahwa skema CoB yang baru akan menguntungkan mereka yang memiliki jumlah pasien JKN yang besar, karena mereka akan memiliki lebih banyak fleksibilitas untuk menyesuaikan ASP dalam jangka panjang,” terangnya.
Samuel Sekuritas menambahkan bahwa situasi ekonomi yang diprediksi tetap berat tahun 2024, lalu lintas pasien JKN diperkirakan bertumbuh positif. Emiten rumah sakit juga didukung potensi peningkatan jumlah dokter setelah UU Kesehatan disahkan yang tentu akan menguntungkan HEAL dan meningkatkan laju penetrasinya di daerah pedesaan.
Prospek Saham Emiten Rumah Sakit:

