Pengendali Ini Agresif Borong Saham Makmur Berkah (AMAN) dari Pasar, Ada Apa?
JAKARTA, investortrust.id – Johan Tedja Surya selaku presiden komisaris dan pengendali saham PT Makmur Berkah Amanda Tbk (AMAN) terpantau agresif memborong saham dari pasar. Dirinya telah memborong sebanyak lebih dari 56 juta saham AMAN dalam dalam tiga pekan terakhir.
Aksi borong saham AMAN dari publik dilakukan secara bertahap pada September. Aksi tersebut menjadikan total saham yang dimiliknya bertambah dari semula 0,41% pada akhir Agustus 2024 menjadi 1,85% per 23 September 2024.
Baca Juga
Dirinya dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin menyebutkan bahwa pembelian terakhir saham AMAN dilakukan pada 18 September dengan memborong sebanyak 4,49 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp 112 per saham. Johan Tedja kembali memborong sebanyak 9,40 juta saham AMAN dengan harga Rp 112 per saham pada 24 September.
Johan Tedja Surya
“Pembelian saham tersebut bertujuan untuk transaksi dengan kepemilikan saham langsung,” tulisnya dalam pengumuman resminya di BEI, kemarin.
Berdasarkan data registrasi pemegang saham hingga akhir Agustus 2024, PT Girya Prima Amanda bertindak sebagai pemegang 81,54% saham AMAN, Siauw Jennice Maria sebanyak 2,95%, dan Tedja menguasai 0,41%. Sisanya publik 15,1%.
Baca Juga
Terkait Kenaikan PPN 12%, Pertimbangan Ungkap Terjepit Perintah Undang-Undang dan Daya Beli
Makmur Berkah Amanda (AMAN) merupakan perusahaan pengembangan real estat yang telah berpengalaman membangun kompeks residensial. Perseroan juga memperluas bisnis pergudangan dan kawasan industri dengan membangun Safe N Locks di Sidoarjo. Perseroan juga mendiversifikasi bisnis perhotelan dengan Marriot Internastional dengan membangun Element by Westin Bali Hotel.
Hingga Juni 2024, AMAN membukukan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp 28,34 miliar atau sampai dengan periode sama tahun lalu. Sedangkan pendapatan usaha perseroan melesat dari Rp 69,26 miliar menjadi Rp 88,94 miliar.
Grafik Saham AMAN

