Saham Astra International (ASII) Pilihan Teratas, Meski Penjualan Mobil Nasional Turun
JAKARTA, investortrust.id – Penjualan mobil mencpai 921,1 ribu unit sampai akhir November 2023. Angka tersebut berada di bawah target Gaikindo mencapai 1,05 juta unit. Sedangkan pangsa pasar penjualan mobil PT Astra International Tbk (ASII) naik dari 55% menjadi 55,7%.
“Kami menilai kenaikan harga mobil bersamaan dengan penurunan daya beli masyarakat sebagai pemicu utama penurunan angka penjualan mobil sampai November 2023,” tulis tim riset Mandiri Sekuritas dalam riset harian, Kamis (14/12/2023).
Baca Juga
Dukung Produksi Mobil Hybird, Astra Otoparts (AUTO) Suplai Spareparts untuk Yaris Cross dan Innova
Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil hingga November 2023 menunjukkan penurunan 2,3% dari periode sama tahun lalu. Angka tersebut juga baru merefleksikan 88% dari target Gaikindo sebanyak 1,05 juta mobil terjual tahun ini.
Penurunan permintaan mobil jenis MPBV bawah dan SUV bawah menjadi pemicu utama pelemahan total penjualan tersebut. Sedangkan factor utamanya datang dari kenaikan harga jual mobil seiring dengan pelemahan nilai tukar rupiah ditambah penurunan daya beli masyarakat.
Di tengah penurunan permintaan dan menjelang akhir tahun, Mandiri Sekuritas menyebutkan, diskon harga penjualan mobil terlihat mulai membanjiri. Toyota Avanza diberikan diskon berkisar Rp 34-35 juta pada Desember, dibandingkan bulan sebelumnya maksimal Rp 32 juta.
Baca Juga
Perkuat Dominasi, Pengendali Borong Ratusan Juta Saham Palma Serasih (PSGO)
Bahkan, menurut Mandiri Sekuritas, diskon penjualan Innova Zenix mencapai Rp 25 juta, dibandingkan bulan sebelumnya hanya Rp 15 juta. Sedangkan Innova Zenix HEV diganjar diskon hingga Rp 10 juta. “Kami menilai kenaikan diskon tersebut tergolong normal menjelang akhir tahun,” terangnya.
Meski terjadi penurunan penjualan mobil nasional, Mandiri Sekuritas tetap menjagokan Astra International (ASII) dengan potensi berhasil mempertahankan peningkatan penjualan mobil tahun ini. Hal ini didukung jaringan distribusi yang kuat ke berbagai daerah. Penjualan juga didukung kuatnya dukungan dari segmen bisnis keuangan perseroan.
Baca Juga
Potensi Naik Lebih Besar Dibanding Koreksi, Saham ASII Direkomendasikan Beli
Hal ini mendorong Mandiri Sekuritas untuk tetap mempertahankan rekomendasi beli saham ASII dengan target harga Rp 8.000. Target harga tersebut menggambarkan valuasi saham ASII masih atraktif dengan perkiraan PE baru mencapai 7 kali tahun 2023 dan 7,5 kali tahun 2024.

