Simak Peluang dan Strategi Investasi Reksa Dana hingga Akhir Tahun 2024
JAKARTA, investortrust.id - Pemangkasan suku bunga acuan oleh The Fed dan Bank Indonesia dinilai sebagai salah satu katalis positif bagi kinerja pasar modal Indonesia.
Chief Executive Officer PT Edvisor Profina Visindo, Praska Putrantyo, mengatakan, imbas positif pemangkasan suku bunga membawa dampak langsung pada penguatan pasar saham maupun reksa dana saham.
Kendati demikian, Praska menyarankan kepada investor untuk average down dan wait and see terlebih dahulu, demi mengantisipasi potensi pembalikan pasar dalam jangka pendek. Hal ini dipengaruhi oleh kenaikan pasar saham yang dinilainya sudah terlalu tinggi usai merespons isu-isu kebijakan moneter seperti pemangkasan suku bunga acuan The Fed dan pemangkasan BI Rate oleh Bank Indonesia.
Baca Juga
“Terlebih lagi di pasar saham secara year to date itu dana asing di pasar reguler pasar saham sudah masuk lagi sekitar Rp 9,45 triliun. Awalnya net sell sekarang sudah net buy, setelah dalam 3 bulan terakhir, terjadi net buy sekitar Rp 28 triliun, artinya cukup jelas sekali, pasar sudah cenderung rawan,” ujar Praska Putrantyo saat dihubungi investortrust.id, Selasa (24/9/2024).
Oleh sebab itu, ia menjelaskan bahwa sentimen yang perlu diperhatikan ke depannya sepanjang sisa 2024 ini adalah merespons sentiment terkait pelantikan presiden terpilih Prabowo Subianto. “Itu isu pertama yang menjadi faktor penggerak pasar,” ungkap Praska.
Kemudian, beberapa sentimen lainnya adalah perkembangan pemilu Amerika Serikat, yang cukup kompetitif, sebab kedua kandidat memiliki keunggulan masing-masing dari sisi kebijakan internal maupun eksternal, serta isu perlambatan ekonomi.
Baca Juga
Metrodata (MTDL) Optimistis Cetak Laba Rp 700 Miliar di 2024, Sejumlah Faktor Ini Penopangnya
“Meskipun perlambatan ekonomi ini menjadi salah satu katalis mendorong suku bunga dipangkas, tapi jika terlalu berlanjut perlambatan, deflasi terus berlanjut, maka ini menurut saya bisa menjadi sentimen jelek untuk pasar,” terangnya.
Di samping itu, Praska masih menilai bahwa reksa dana saham diperkirakan menjadi jenis reksa dana yang memiliki rata-rata kinerja lebih tinggi dibanding reksa dana pendapatan tetap.
“Apalagi kalua kita bicara SBN, kan juga banyak dilirik oleh investor asing. Sehingga prospek pasar SBN dan juga reksa dana fixed income kan juga masih stabil seperti itu. Tidak volatile, tapi reksa dana saham masih lebih menarik, karena kalau di SBN kan yield-nya sudah agak kecil, 6,4$ - 6,5%,’’ katanya.
Sementara untuk corporate bonds, sampai bunga turunkan diperkirakan nanti tahun depan juga mungkin kuponnya lebih disesuaikan.
Sektor Pilihan
Di samping itu, Praska memaparkan sejumlah sektor yang menjadi pilihan untuk semester II-2024. Pertama, sektor yang dinilai menarik adalah sektor komoditas energi dan logam. Sektor ini dipilih seiring dengan harapan pemangkasan bunga bisa berdampak positif ke ekonomi-ekonomi yang negara yang melambat.
“Salah satunya memang Amerika, China harapannya akan menyusul juga. Eropa kan sudah pangkas dua kali suku bunganya, sehingga membuat ekonomi itu lebih bergerak lagi dan permintaan komoditas energi maupun logam bisa kembali meningkat,” paparnya.
Kemudian, Praska mengatakan bahwa sektor barang konsumen primer dinilai menjadi pilihan yang juga diikuti oleh sektor konsumer non-primer. Walaupun tercapat beberapa tantangan seperti kenaikan PPN yang akan dihadapi tahun depan, Praska mencermati tantangan tersebut masih bisa dimitigasi.
“Tapi non-primer ini sifatnya kita mungkin agak menunggu karena sudah banyak yang sendiri mengalami apresiasi ya. Tapi secara sektor tetap outlook-nya barang konsumsi baik primer maupun non-primer masih menarik,” paparnya.
Terakhir, sektor yang dinilai masih memiliki prospek positif hingga akhir tahun adalah sektor properti. Hal ini dipengaruhi oleh respon positif dari pasar mengenai suku bunga rendah.
“Dengan era bunga yang mulai lebih rendah harapannya properti-properti, para pemain properti bisa lebih ekspansif. Nah ini mungkin menjadi sektor-sektor menarik menurut saya buat dipertimbangkan. Kalau yang lainnya sifatnya saya sendiri neutral ya” pungkasnya.

