Ekspansi Bisnis, Reku Tawarkan Instrumen Investasi Saham
JAKARTA, investortrust.id - Salah satu platform investasi kripto di Indonesia yang didukung AC Ventures yaitu Reku melakukan ekspansi bisnis, dengan peluncuran saham AS. Ke depan, masyarakat bisa berinvestasi pada saham AS mulai dari US$ 1 melalui aplikasi Reku.
“Setelah sukses menyediakan kelas aset global berupa aset kripto sejak 2018 lalu dengan lebih dari 1 juta investor, Reku berkomitmen untuk menjawab kebutuhan investasi masyarakat melalui saham AS. Sebab, adopsi saham AS saat ini masih belum optimal, sementara potensinya masih sangat besar,” ujar Co-CEO Reku Jesse Choi, dalam keterangannya, Kamis (19/9/2024).
Upaya ini, lanjut dia, untuk semakin memperluas pilihan investasi di masyarakat, yang pada akhirnya dapat mendorong kebiasaan mereka dalam berinvestasi. Reku sebagai aplikasi investasi saham AS, bermitra dengan Pasar FX, perusahaan pialang berjangka Indonesia yang telah memperoleh izin PALN dan Peserta Perdagangan Sistem Alternatif dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).
Baca Juga
Tether Gandeng Reku untuk Perkuat Literasi Kripto di Indonesia
Metode jual beli saham AS di aplikasi Reku dilakukan melalui Bursa Berjangka Jakarta atau Jakarta Future Exchange (JFX) dan dijamin oleh Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Dari sisi legalitas, para pengguna Reku yang telah berinvestasi saham AS dapat melihat transaksi dan jumlah kepemiilikannya langsung pada sistem yang disediakan JFX dan KBI.
Jesse mengatakan, Reku memahami pentingnya pemahaman masyarakat sebelum melakukan investasi, termasuk di saham AS. Oleh karena itu, salah satu fitur inovatif yaitu Insights, bertujuan membantu investor memahami perusahaan saham AS secara mendalam dengan waktu yang singkat tanpa harus melakukan riset mandiri berjam-jam.
Baca Juga
Reku Catat Peningkatan 60% Pengguna Kripto di Luar Pulau Jawa, Kalimantan dan Sulawesi Tertinggi
Dikatakan dia, walaupun saat ini Reku sudah menawarkan instrumen investasi saham AS, namun aset kripto tetap menjadi prioritas dalam bisnis.
“Kehadiran saham di AS di Reku tidak mengurangi komitmen kami untuk mengembangkan industri aset kripto di Indonesia. Dengan begitu, Reku terus berupaya untuk mempertahankan posisi sebagai exchange yang terjangkau dengan likuiditas dan keamanan terbaik,” kata Jesse.

