Dahsyat! Asing Net Buy Saham Rp 17,95 Triliun, Ternyata Crossing Saham Bernilai Jumbo Ini Penyumbangnya
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 17,95 triliun, meksi indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (13/9/2024), ditutup menguat hanya 13,98 poin (0,18%) menjadi 7.812,13.
Besarnya net buy saham tersebut ternyata dipicu adanya crossing jual saham PT Siloam Hospitals Tbk (SILO) dari pemodal domestik ke pemodal asing melalui pasar negosiasi senilai Rp 16,68 triliun. Transaksi tersebut dilakukan di pasar negosiasi.
Baca Juga
Menko Airlangga: Pemerintah Akan Genjot Kebijakan Insentif untuk Kelas Menengah di Kuartal IV-2024
Net buy terbanyak lainnya disumbangkan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 804,93 miliar, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) senilai Rp 394,11 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 157,67 miliar, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 70,49 miliar.
Sebaliknya lima saham dengan penjualan bersih (net sell) terbanyak melanda saham PT Adaro Energi Internasional Tbk (ADRO) Rp 315,78 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 50,60 miliar, PT Saratoga Investama Tbk (SRTG) Rp 43,59 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 27,61 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 26,55 miliar.
Terkait penguatan IHSG hari ini ditopang kenaikan mayoritas sektor saham, seperti sektor teknologi 4,46%, sektor konsumer primer 0,65%, sektor kesehatan 0,69%, sektor industri 0,44%, dan sektor infrastruktur 0,31%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor energi, material dasar, keuangan, properti, dan konsumer non primer.
Baca Juga
Menteri di Kabinet Pemerintahan Prabowo Bertambah? Bahlil: Ya Gak Apa-Apa
Penguatan tersebut juga disertai dengan lonjakan harga sejumlah saham, di antaranya tiga saham cetak penguatan hingga auto reject atas (ARA) PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA), 34,50% menjadi Rp 230, PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) naik 24,91% menjadi Rp 1.655, dan PT Perdana Karya Tbk (PKPK) sebanyak 24,49% menjadi Rp 605.
Kenaikan pesat juga melanda saham PT Kurniamitra Duta Sentosa Tbk (KMDS) naik 23,89% menjadi Rp 700, PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR) menguat 21,38% menjadi Rp 880, dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) sebanyak 20,28% menjadi Rp 4.330.
Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam melanda saham PT Grand House Mulia Tbk (HOMI), PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE), PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN), PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), dan PT Multitrend Indo Tbk (BABY).

