IHSG Dibuka Menguat, Saham KMDS dan MLPT kembali Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (13/9/2024), dibuka menguat, meski demikian pergerakan indeks cenderung fluktuatif di menit selanjutnya.
Sejumlah saham yang berhasil cetak penguatan di awal transaksi, yaitu saham teknologi, material dasar, konsumer primer, dan infrastruktur. Sisanya catatkan penurunan, seperti saham keuangan, kesehatan, energi, dan beberapa saham lainnya.
Baca Juga
Trend Akuisisi Emiten di BEI Bertaburan Terbaru KMDS, Berikut Daftar dan Lompatan Harga Sahamnya
Di tengah pergerakan tersebut, sejumlah saham ini catatkan lompatan harga, bahkan saham PT Kurniamitra Duta Sentosa Tbk (KMDS) mengalami auto reject atas (ARA) setelah naik 24,78% menjadi Rp 705 dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) naik 25% menjadi Rp 4.500. Saham PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA) naik 28,64% menjadi Rp 220.
Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam awak transaksi hari ini, yaitu saham PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET), PT Grand House Mulia Tbk (HOMI), dan PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE).
IHSG kemarin ditutup naik sebanyak 37,19 poin (0,48%) menjadi 7.798,15. Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 1,51 triliun, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 286,58 miliar, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp 284,33 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 190,17 miliar.
Baca Juga
Kenaikan IHSG hari ini didorong penguatan sejumlah sektor saham, seperti sektor teknologi 7,61%, energi 1,57%, sektor konsumer non primer 1,17%, sektor Kesehatan 0,44%, dan sektor consumer primer 0,26%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor keuangan, infrastruktur, dan property.
Beberapa saham juga berhasil cetak penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Kurniamitra Duta Sentosa Tbk (KMDS) naik 25% menjadi Rp 565, PT Indointernet Tbk (EDGE) naik 24,81% menjadi Rp 4.830, PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK) naik 24,62% menjadi Rp 486, dan PT DCI Indonesia Tbk (DCII) menguat 20% menjadi Rp 52.200.
Grafik IHSG

