IHSG Melesat ATH Sentuh Level 7.819 di Awal Transaksi, Sejumlah Saham Ini Cuan Besar
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (12/9/2024), dibuka melesat hingga sentuh rekor tertinggi baru sepanjang masa atau all time high (ATH) 7.819. Sedangkan hingga pukul 09.15 WIB, penguatan IHSG mencapai 40 poin (0,52%) menjadi 7.803
Penguatan tersebut ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor enerig, sektor material dasar, sektor konsumer non primer, sektor teknologi, sektor keuangan, dan sektor kesehatan. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor konsumer primer dan properti.
Baca Juga
Melesat lebih dari 100%, Saham FMII, HOMI, dan MLPT Akhirnya Disuspensi
Beberapa saham juga berhasil catatkan lomptan harga di awal transaksi, seperti saham PT Saratoga Investama Sedaya tbk (SRTG) naik 16% menjadi Rp 2.680, PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK) menguat 15,38% menjadi Rp 450, dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) menguat 10,51% menjadi Rp 3.900.
Sebaliknya penurunan dalam melanda sejumlah saham ini, yaitu saham PT Topindo Solusi Komunika Tbk (TOSK), PT Hartja Djaya Karya Tbk (MEJA), PT Voksel Electric Tbk (VOKS), dan PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN).
Kemarin, IHSG ditutup turun tipis 0,43 poin menjadi 7.760. Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 231,02 miliar, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 316,67 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 211,78 miliar, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Rp 103,94 miliar.
Baca Juga
Musim Hujan Bakal Dorong Pertumbuhan Kinerja Sido Muncul (SIDO) Lebih 20%, Kok Bisa?
Koreksi indeks kemarin dipicu atas pelemahan sebagian besar sektor saham, seperti sektor konsumer primer turun 2,24%, sektor industri melemah 0,45%, sektor infrastruktur 0,45%, sektor energi 0,24%, dan sektor kesehatan 0,23%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor teknologi, properti, transportasi, keuangan, dan material dasar.
Meski IHSG turun tipis, sejumlah saham kemarin malah ditutup melesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) naik 25% menjadi Rp 3.600, PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII) naik 24,41% menjadi Rp 316, PT Green Power Group Tbk (LABA) menguat 24,56% menjadi Rp 710.

