Survei Gemini: Kripto Jadi Isu Penting Dalam Pemilu AS
JAKARTA, investortrust.id - Aset kripto seperti Bitcoin berpotensi memainkan peran penting dalam pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) mendatang karena semakin banyak investor kripto di sana yang khawatir tentang pendekatan kedua kandidat, yaitu Donald Trump dan Kamala Harris dalam mengatur industri.
Melansir Cointelegraph, Rabu (11/9/2024), dalam survei terbaru bursa kripto Gemini, sebagian besar pemilik aset kripto di AS berencana untuk mempertimbangkan sikap regulasi kripto dari kandidat presiden AS dalam pemilihan mendatang di bulan November.
Laporan yang dilakukan secara daring mulai 23 Mei hingga 28 Juni 2024 ini mensurvei 6.000 responden yang mewakili sampel acak populasi konsumen di AS, Inggris, Singapura, dan Turki. Dalam laporannya, sebanyak 73% responden AS yang kini punya kripto mengungkapkan bahwa sikap kandidat terhadap kripto akan punya dampak terhadap suara mereka.
Baca Juga
Jutawan Kripto Melonjak 95% dalam Setahun, 172.300 Orang Punya Aset Digital di Atas Rp 15 Miliar
Selain itu, 37% responden lainnya menyatakan bahwa posisi kandidat presiden terkait kripto akan memiliki dampak signifikan pada suara mereka. Hasil survei tersebut mencerminkan meningkatnya peran kripto dalam kampanye presiden yang berlangsung di AS.
”Untuk pertama kalinya dalam sejarah AS, kripto menjadi isu kampanye yang signifikan dalam pemilihan presiden,” tulis survei tersebut.
Baca Juga
5 Altcoin Menjanjikan yang Wajib Diketahui Setiap Investor Kripto, Ada Apa Saja?
Di samping itu, survei Gemini juga mengungkapkan kekhawatiran responden tentang ketidakpastian regulasi sebagai penghalang berinvestasi dalam kripto. Pada 2024, 38% responden AS menyebutkan masalah regulasi sebagai penghalang untuk masuk ke kripto.
Namun begitu, dalam survei tersebut juga menunjukan bahwa investor AS tampaknya telah beralih ke aset kripto meski ada peningkatan kekhawatiran tentang regulasi kripto dalam beberapa bulan terakhir.

