Usai Saham Saratoga (SRTG) Bangkti, Kini Giliran Saham Provident (PALM)?
JAKARTA, investortrust.id – Usai saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) bangkit hingga capai rekor harga tertinggi sepanjang dalam setahun terakhir, terbuka peluang giliran saham PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM) yang bakal cetak penguatan menuju target harga Rp 600.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham SRTG telah melesat dari level penutupan 11 September 2023 senilai Rp 1.635 menjadi Rp 2.250 pada perdagangan intraday hari ini. Bandingkan dengan saham PALM yang masih terkulai dari level penutupan akhir tahun lalu Rp 510 menjadi Rp 380 pada perdagangan intraday.
Baca Juga
Hasil Investasi Menguntungkan, Provident Investasi (PALM) Pangkas Kerugian
Padahal, SRTG dan PALM memiliki segmen bisnis serupa dan dikendalikan pemegang saham yang relative sama Boy Thohir dan Edwin Soeryawidjaya. Sedangkan Winarto Kartono bertindak sebagai pengendali saham PALM.
Terbukanya peluang pemulihan saham PALM setelah perusahaan tersebut berhasil memangkas rugi periode berjalan dari Rp 1,59 triliun menjadi Rp 18,28 miliar pada semester I-2024. Penurunan rugi sejalan dengan keberhasilan mencatatkan keuntungan bersih atas investasi senilai Rp 178,42 miliar.
Baca Juga
Dengan Kenaikan Penerimaan Dividen dan NAB, Harga Wajar Saham Saratoga (SRTG) Rp 2.000
Manajemen PALM melalui laporan kinerja keuangan menyebutkan bahwa perseroan berhasil mencatatkan keuntungan bersih atas investasi senilai Rp 178,42 miliar pada semester I-2024, dibandingkan periode sama tahun lalu dengan kerugian bersih Rp 1,54 triliun.
Sedangkan beban keuangan perseroan melesat dari Rp 31,61 miliar menjadi Rp 127,79 miliar. Beban usaha turun dari Rp 29,54 miliar menjadi Rp 21,12 miliar. Alhasil rugi sebelum pajak penghasilan turun dari Rp 1,59 triliun menjadi Rp 18,51 miliar.
Grafik Saham PALM

