Waspada Pelemahan, Pilarmas Sekuritas Ramal IHSG Akan Bergerak dalam Rentang 7.600-7.754
JAKARTA, investortrust.id - Direktur of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus memproyeksi, indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi mengalami pelemahan dengan rentang pergerakan di level 7.600-7.754 pada pekan ini, periode 9 – 13 September 2024.
Menurut Nico, potensi pelemahan IHSG dipicu oleh kekhawatiran pelaku pasar dan investor global terhadap data ketenagakerjaan di Amerika, terlebih data tersebut direvisi pada bulan-bulan sebelumnya.
“Kondisi ini tentu saja memberikan rasa khawatir, bahwa The Fed terlalu lambat dalam menurunkan tingkat suku bunga. Lagipula, IHSG juga sudah naik terlalu tinggi, sehingga dibutuhkan koreksi sehat sebelum penguatan berikutnya terjadi,” ujar Nico saat dihubungi investortrust.id, Minggu (8/9/2024).
Baca Juga
Pasar Asia Pasifik Rontok Terimbas Sentimen Ekonomi AS, Nikkei Anjlok 3%
Asal tahu, perdagangan pasar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup pekan pertama bulan September dengan kembali mencetak rekor tertinggi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat (6/9/2024).
IHSG tercatat bertengger pada level level 7.721,84 dengan kapitalisasi pasar saham Indonesia juga turut mencetak rekor tertinggi yaitu senilai Rp 13.217 triliun pada Jumat (6/9).
Nico menganggap bahwa peningkatan IHSG tersebut didorong oleh narasi pemangkasan suku bunga the Fed yang akan terjadi pada bulan September mendatang, yang mana telah memberikan dorongan kepada pelaku pasar untuk mulai masuk ke dalam aset-aset yang berisiko seperti saham.
Selain tingkat suku bunga, sentimen domestik seperti pilkada, pelantikan Presiden terpilih, serta pemilihan jajaran kabinet akan menjadi salah satu hal yang dicermati oleh investor.
Baca Juga
KA Blambangan Ekspres Angkut 57.282 Penumpang Pasca Perpanjangan Relasi
“Oleh sebab itu, kalau menilik pergerakan pasar saat ini, rasanya sudah seperti ter-price in dengan situasi dan kondisi yang ada. Apalagi ada kemungkinan Bank Indonesia juga akan memangkas tingkat suku bunganya sebanyak 25 bps. Hal ini justru akan memberikan kekuatan baru bagi IHSG dan pasar obligasi di sisa akhir tahun ini,” terangnya.
Sementara itu, sepanjang tahun 2024 ini, Pilarmas Investindo memproyeksi bahwa IHSG dengan probabilitas sebesar 55% akan berada di level 7.920 - 8.080.

