GTV Kembali Pulih, EBITDA Disesuaikan GOTO Terus Membaik
JAKARTA, investortrust.id – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatatkan perbaikan EBITDA disesuaikan dari sebelumnya negative Rp 12,87 triliun hingga September 2022 menjadi hanya negatif Rp 3,74 triliun hingga September 2023. Perbaikan tersebut didukung peningkatan monetisasi dan manajemen beban usaha secara disiplin.
Perseroan juga mencatatkan pertumbuhan pendapatan bersih sebanyak 32%B dari Rp 7,96 triliun menjadi Rp 10,51 triliun. Margin kontribusi menjadi positif Rp 2,81 triliun hingga September 2023, dibandingkan periode sama tahun lalu dengan rugi margin kontribusi Rp 5,74 triliun. Perbaikan ini menjadikan rugi bersih turun hingga 54% dari Rp 20,91 triliun menjadi Rp 9,59 triliun hingga kuartal III-2023.
Baca Juga
Dirut GOTO Patrick Walujo mengatakan, perseroan juga berhasil mencetak pertumbuhan GTV sebesar 5% menjadi Rp151,3 triliunpada kuartal III-2023 setelah pada kuartal I dan II mencatatkan penurunan. Pertumbuhan tersebut didorong peningkatan segmen bisnis e-commerce dan on demand services.
“Peningkatan GTV tersebut didukung strategi perluasan pasar potensial melalui pengembangan produk dan layanan yang mampu untuk menjawab kebutuhan konsumen yang lebih peka terhadap harga,” terangnya.
Perbaikan tersebut juga menggambarkan penguatan sinergi ekosistem sebagai keunggulan perseroan di tengah ketatnya kompetisi. “GoTo akan terus beradaptasi secara taktis untuk mempertahankan kepemimpinan pasar kami, serta di saat yang sama terus berinvestasi untuk mendukung strategi bisnis jangka panjang Perseroan,” terangnya.
Sementara itu, Direktur Keuangan Grup GoToJacky Lo mengatakan, seiring dengan pertumbuhan kembali GTV pada kuartal III, dibandingkan dua kuartal sebelumnya,perseroan juga mencatat perbaikan secara berturut-turut margin kontribusi dan EBITDA yang disesuaikan.
Baca Juga
“Perbaikan didorong efisiensi beban operasional, dengan mengurangi redudansi serta pemanfaatan teknologi untuk menekan biaya. Sedangkan masih ketatnya kompetisi dan masih terus berlanjut, perseroan akan merespons hal ini dengan prinsip kehati-hatian dengan mempertimbangkan pertumbuhan dan profitabilitas,” terangnya.
GOTO berhasil mengerek margin kontribusi menjadi 1,1% pada kuartal III-2023, dibandingkan dengan kuartal II-2023 sekitar 1%. Sedangkan dibandingkan dengan kuartal III-2022 melesat dari negative 1,2% menjadi 1,1% atau terjadi perbaikan sebanyak 149 bps.

