Usai Cetak Perbaikan EBITDA Disesuaikan, Saham GOTO Melesat
JAKARTA, investortrust.id - Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akhirnya berbalik ke level Rp 60 setelah tiga hari berturut-turut ditransaksikan di bawah level tersebut. Kenaikan harga saham ini setelah rilis perbaikan signifikan untuk EBITDA disesuaikan perseroan.
Berdasarkan data penutupan perdagangan saham di BEI, Selasa (31/10/2023), saham GOTO ditutup menguat Rp 4 (7,14%) menjadi Rp 60. Saham ini bergerak dalam rentang Rp 55-62 per saham.
Baca Juga
Kinerja Melampaui Ekspektasi, Analis Rekomendasi Beli Saham GOTO
Terkait prospek saham GOTO, analis Indo Premier Sekuritas Ryan Winipa mengatakan, keberhasilan GOTO mempertahankan perbaikan EBITDA disesuaikan dengan peningkatan GTV pada kuartal III-2023 sudah sesua harapan.
“Dengan pencapaian tersebut, kami menilai bahwa penurunan harga saham GOTO nampaknya sudah mencapai titik terendahnya. Apalagi seluruh sentiment negative atas saham ini sudah priced-in,” tulisnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, hari ini.
Hal ini mendorong Indo Premier Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham GOTO dengan target harga Rp 125. Saat ini, saham GOTO ditransaksikan pada EV/sales tahun 2024 sekitar 2,6 kali atau berada di bawah pesaingnya Grab.
Baca Juga
Top! Market Cap Emiten Prajogo Pangestu (BREN) Ini Salip Bayan (BYAN) Milik Low Tuck Kwong
Rekomendasi beli saham GOTO dengan target harga besar juga datang dari analis Mandiri Sekuritas Adrian Joezer dan Jennifer Audrey Harjono. Mereka menyebutkan bahwa performa kinerja keuangan perseroan hingga kuartal III-2023 telah sesuai dengan estimasi.
Bahkan, perbaikan EBITDA disesuaikan lebih tinggi dari perkiraan semula. Hal ini mendorong Mandiri Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham GOTO dengan target harga Rp 130 per saham.

