Saham Golden Energy (GEMS) Berlari Kencang, bakal Kejar Lompatan Induknya?
JAKARTA, investortrust.id– Saham PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) berhasil torehkan kenaikan harga lebih dari 61% dalam lima hari transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Bahkan, dalam dua hari terakhir kenaikannya makin kencang hingga kemarin ditutup auto reject atas (ARA).
Berdasarkan data perdagangan saham sesi I BEI, Rabu (28/8/2024), saham GEMS telah melesat Rp 1.775 (13,58%) menjadi Rp 14.850 hingga pukul 10.00 WIB. Sedangkan kemarin saham ini ditutup melesat hingga ARA menjadi Rp 13.075.
Baca Juga
Saham emiten yang dikendalikan Sinarmas ini terpantau menunjukkan penguatan setelah laju kenaikan harga saham induk usahanya PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) cenderung terhenti setlah merealisasikan pemecahan nilai nominasl (stock split) saham bulan lalu. Saham DSSA sebelum stock split tercatat sebagai saham termahal di BEI dan saham dengan kenaikan paling pesat mencapai 438,31% year to date (ytd).
Penguatan harga saham GEMS makin kencang setelah perseroan mengumumkan rencana pembagian dividen interim dua tahun buku 2024 senilai US$ 150 juta. Nilai tersebut setara dengan US$ 0,0255 atau Rp 397,27 per saham.
Pembagian dividen tersebut didasarkan keputusan direksi yang telah disetujui dewan komisaris perseroan pada 23 Agustus 2024. Berdasarkan nilai kurs mata uang, dividen interim senilai US$ 150 juta setara Rp 2,33 triliun dengan menggunakan perhitungan kurs tengah BI per 23 Agustus Rp 15.579.
Baca Juga
Saham Dian Swastika (DSSA) kian Perkasa, Jauh Tinggalkan Market Cap Telkom (TLKM)
Dividen tersebut akan dibagikan kepada pemegang saham pada 13 September 2024. Sedangkan cum dividen di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 2 September.
Sedangkan Dian Swastatika (DSSA) selaku pengendali 51% saham GEMS akan raup dividen Rp 1,19 triliun atau lebih rendah dari peroleh dividen pertama mencapai Rp 1,23 triliun, meski total dividen sama US$ 150 juta.
Pembagian dividen tersebut mempertimbangkan torehan laba bersih perseroan senilai US$ 316,91 juta pada semester I-2024. Adapun saldo laba ditahan mencapai US$ 510,51 juta dan total ekutias mencapai US$ 745,40 juta.
Grafik Saham GEMS

