Meski Penjualan Turun, Golden Energy (GEMS) Berhasil Cetak Kenaikan Laba Jadi US$ 397,39 Juta
JAKARTA, investortrust.id – PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) membukukan lompatan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi US$ 397,39 juta hingga kuartal III-2024, dibandingkan periode sama tahun lalu US$ 386,32 juta.
Pertumbuhan tersebut berbanding terbalik dengan dengan pendapatan usaha yang justru turun dari US$ 2,05 miliar menjadi US$ 2,01 miliar. Sebaliknya laba kotor naik dari US$ 826,86 juta menjadi US$ 854,44 juta.
Baca Juga
Usai Saham DSSA dan GEMS Terbang, Giliran Saham Smart (SMAR) dengan Target Harga Rp 6.000
Manajemen perusahaan yang dikendalikan Sinarmas ini dalam rilis laporan kinerja keungan yang diterbitkan di Jakarta, Selasa (26/11/2024), menyebutkan peningkatan laba kotor sejalan dengan penurunan beban pokok penjualan lebih tinggi, dibandingkan pendapatan.
Alhasil perseroan berhasil mencatatkan kenaikan laba usaha dari US$ 507,17 juta menjadi US$ 533,73 juta. Kenaikan tersebut berdampak terhadap peningkatan laba sebelum pajak GEMS dari US$ 506,10 juta menjadi US$ 531,34 juta.
Sebelumnya, Golden Energy (GEMS) telah membagikan dividen interim kedua tahun buku 2024 senilai US$ 150 juta. Nilai tersebut setara dengan US$ 0,0255 atau Rp 397,27 per saham.
Baca Juga
Berdasarkan nilai kurs mata uang, dividen interim senilai US$ 150 juta setara Rp 2,33 triliun dengan menggunakan perhitungan kurs tengah BI per 23 Agustus Rp 15.579. Dividen tersebut telah dibayarkan kepada pemegang saham pada 13 September 2024.
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) selaku pengendali 51% saham GEMS meraup dividen Rp 1,19 triliun atau lebih rendah dari peroleh dividen pertama mencapai Rp 1,23 triliun, meski total dividen sama US$ 150 juta.
Pembagian dividen tersebut mempertimbangkan torehan laba bersih perseroan senilai US$ 316,91 juta pada semester I-2024. Adapun saldo laba ditahan mencapai US$ 510,51 juta dan total ekutias mencapai US$ 745,40 juta.
Grafik Saham GEMS

