Pola Bullish IHSG masih Berlanjut, Saham AMMN dan MAIN Dijagokan Mandiri Sekuritas
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/8/2024), masih menunjukkan pola pergerakan bullish untuk jangka pendek. Sedangkan pergerakan hari ini diprediksi dalam rentang 7.565-7.650.
Mandiri Sekuritas dalam riset yang diterbitkan hari ini menyebutkan bahwa, IHSG masih konsisten dalam pola bullish jangka pendek setelah berhasil breakout resistence level 7.595. Sedangkan peluang pergerakan jangka menengah dalam rentang 7.490-7.750.
Baca Juga
Laba Atribusi Adaro Energy (ADRO) US$ 880,18, Manajemen Ungkap Fakta Kinerja Semester I-2024
Mandiri Sekuritas juga menjagokan dua saham, yaitu saham AMMN direkomendasikan beli dengan target harga Rp 11.250 dan saham MAIN direkomendasikan beli dengan target harga Rp 895.
Laju IHSG juga akan terdampak penguatan bursa saham Wall Street semalam, yaitu Dow Jones naik tipis 0,024%. Penguatan juga melanda indeks S&P500 sebanyak 0,16% dan Nasdaq melesat 0,16%.
Kemarin, IHSG ditutup turun tipis 8,32 poin (0,11%) menjadi 7.597,88. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 543,96 miliar. Net sell terbanyak melanda saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 284,85 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 213,75 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 157,21 miliar.
Baca Juga
BEI Buka Kembali Perdagangan Saham POLU dan TMPO, Sebaliknya Dua Saham Ini Disuspensi
Koreksi IHSG kemarin dipicu atas penurunan sejumlah sektor saham, seperti sektor keuangan turun 0,73%, sektor teknologi 0,26%, sektor material dasar 0,08%, dan sektor 0,02%. Sebaliknya penguatan pesat melanda saham sektor properti 1,28%, sektor konsumer primer 1,15%, sektor industri 0,70%, dan sektor energi0,26%.
Meski dilanda aksi ambil untung yang berdampak terhadap penurunan IHSG, sejumlah justru catatkan lompatan hingga auto reject atas (ARA). Saham PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) melesat 34,55% menjadi Rp 74 dan PT Radana Bhaskara Finance Tbk (HDFA) melesat 34,41% menjadi Rp 125.
Grafik IHSG

