Saham Meratus (KARW) Lompat 51 Kali, Pengendali Ini sudah Cuan Rp 1,17 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW), dulu Bernama PT ICTSI Jasa Prima Tbk, kembali melesat menjadikan total kenaikan harga saham ini telah mencapai 5.020% atau lebih dari 51 kali menjadi Rp 2.560.
Faktor utama lompatan harga saham tersebut setelah PT Saranakelola Investa, Perusahaan asal Surabaya pengendali grup Meratus, mengakuisisi sebanyak 80,28% saham KARW dari dari ICTSI Far East Ltd pada Februari 2024.
Baca Juga
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Senin (19/8/2024), kembali ditutup melesat hingga auto reject atas (ARA) dengan penguatan Rp 230 (9,87%) menjadi Rp 2.560. Kenaikan tersebut menjadikan kapitalisasi pasar saham KARW mencapai Rp 1,50 triliun.
Dengan harga penutupan Rp 2.560, saham KARW telah melesat lebih dari 51 kali sejak perusahaan ini diakuisisi grup Meratus. Berkat lompatan tersebut, nilai saham KARW yang dipegang PT Saranakelola Investa milik keluarga Menaro ini telah mencapai Rp 1,206 triliun.
Saranakelola Investa telah meraup keuntungan lebih Rp 1,17 triliun dari saham ini. Angka tersebut dihitung dari harga akuisisi Rp 66 per saham atau senilai Rp 31,10 miliar menjadi Rp 1,206 ttriliun berdasarkan harga penutupan saham KARW Rp 2.560 per saham pada penutupan sesi I hari ini.
Saranakelola Investa, Perusahaan asal Surabaya pengendali grup Meratus, resmi menjadi pemegang 80,28% saham KARW setelah menuntaskan akuisisi saham dari ICTSI Far East Ltd pada Februari 2024.
Baca Juga
Usai Meratus CSPA Beli 80,19% Kepemilikan, Saham ICTSI Jasa Prima (KARW) Melesat 324%
Berdasarkan data BEI, Saranakelola Investa yang juga induk usaha grup Meratus ini hanya menggelontorkan dana senilai Rp 31,10 miliar untuk membeli sebanyak 471,35 juta (80,28%) saham KARW dengan harga eksekusi Rp 66 per saham.
Hingga kini, saham Meratus Jasa Prima (KARW) masih diperdagangan di papan pemantauan khusus (PPK) dengan mekanisme perdagangan full call auction akibat lompatan harga yang dratis.
Lompatan harga terjadi setelahICTSI Far East Ltd, selaku pengendali saham KARW, menandatangani perjanjian jual beli bersyarat (CSPA) sebanyak 80,19% saham KARW kepada PT Saranakelola Investa, yaitu perusahaan pengendali integrator maritim dan logistic terkemuka di Indonesia hingga Asia Tenggara pada 22 Januari 2024.
Grafik Saham KARW

