Ditopang Produk Etikal, Pendapatan Kimia Farma (KAEF) Tumbuh 8,15%
JAKARTA, investortrust.id – Emiten farmasi ‘pelat merah,’ PT Kimia Farma Tbk (KAEF) berhasil membukukan total pendapatan sebesar Rp 7,72 triliun di kuartal III-2023.
Jumlah pendapatan yang dicapai menunjukan kenaikan sebesar 8,15% year on year (yoy) dibandingkan dengan sebelumnya, yaitu sebesar Rp 7,13 triliun.
Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk, David Utama, mengatakan pertumbuhan pendapatan Perseroan ditopang oleh penjualan produk etikal yang tercatat naik sebesar 12,25% year on year (yoy).
Baca Juga
Laba Bank BNI (BBNI) Tembus Rp 15,8 Triliun di Kuartal III-2023
"Pertumbuhan pendapatan terutama ditopang oleh pertumbuhan penjualan produk etikal yang meningkat 12,25%, yaitu sebesar Rp2,89 triliun dari tahun sebelumnya Rp 2,58 triliun," ujar David Utama dalam konfrensi pers yang digelar di Jakarta, Selasa (31/10/2023).
Selain itu, produk generik juga menjadi penyumbang tumbuhnya pendapatan emiten dengan kode saham KAEF ini, di mana pada triwulan III-2023 tercatat mencapai Rp1,82 triliun, tumbuh sebesar 27,17% yoy dari Rp 1,43 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca Juga
IHSG Ditutup Berbalik Naik, Saham STRK dan MRAT Berakhir ARA
“Pertumbuhan dari Kimia Farma ini secara tidak langsung mencerminkan bagaimana upaya Perseroan dalam memenuhi dan menjaga ketersediaan produk generik bagi masyarakat di Apotek Kimia Farma maupun apotek, rumah sakit, dan toko obat pihak ketiga,” ujar David Utama.
(CR-2)

