Net Buy Berlanjut Rp 577 Miliar, Asing kembali Buru Saham Bank Ini
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing kembali torehkan pembelian bersih (net buy) saham Rp 577,91 miliar di seluruh pasar, seiring keberhasilan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (14/8/2024), cetak rekor penutupan tertinggi baru sepanjang masa (all time high/ATH) 7.436,04.
Net buy tersebut didukung aksi borong pemodal asing terhadap lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 266,24 miliar, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 100,61 miliar, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 47,83 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 44,35 miliar, dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 44,10 miliar.
Baca Juga
Dorong Mobilitas di IKN, Blue Bird (BIRD) Gratiskan Armada Bus hingga Akhir Agustus 2024
Sebaliknya lima saham dengan penjualan bersih (net sell) terbanyak dicatatkan lima saham berikut, yaitu saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) Rp 245,99 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 55,33 miliar, PT MAP Aktifd Adiperkasa Tbk (MAPA) Rp
Sedangkan pada penutupan perdagangan saham di BEI, hari ini, IHSG ditutup melesat 79,4 poin (1,08%) menjadi 7.436,04. IHSG bergerak di zona hijau sepanjang hari dalam rentang 7.356-7.445 dengan nilai transaksi Rp 9,74 triliun. Penguatan tersebut menjadi rekor baru sepanjang masa IHSG atau mengalahkan rekor sebelumnya pada 13 Maret 2024 dengan penutupan level 7.433.
Penguatan indeks hingga pecahkan rekor hari ini ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor konsumer primer melesat 2,42%, sektor infrastruktur naik 1,51%, sektor material dasar naik 1,27%, sektor keuangan bangkit 0,81%, dan sektor teknologi menguat 0,74%.
Rekor indeks hari ini juga didukung kebangkitan saham-saham emiten milik Prajogo Pangestu yang nota bene penyumbang kapitalisasi pasar (market cap) besar, seperti PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menguat 4,76% menjadi Rp 8.800, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) naik 1,19% ke rekor penutupan tertinggi baru Rp 10.625, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik 7,14% menjadi Rp 1.125, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) naik 1,85% menjadi Rp 8.250, dan PT Petrosea Tbk (PTRO) naik 1,16% menjadi Rp 8.700.
Baca Juga
Terima Bintang Mahaputera dari Jokowi, Gobel: Ini Persembahan untuk Masyarakat
Sedangkan lima saham dengan penguatan paling pesat saat IHSG cetak rekor tertinggi, yaitu saham PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) kembali ditutup naik hingga auto reject atas (ARA) Rp 1.030 (25%) menjadi Rp 5.150. Saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) kembali menguat Rp 50 (18,80%) menjadi Rp 316, PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY) naik Rp 14 (17,72%) menjadi Rp 93, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) naik Rp 17 (13,93%) menjadi Rp 139, dan PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) menguat Rp 11 (13,58%) menjadi Rp 92.
Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam melanda saham PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR), PT Multitrend Indo Tbk (BABY), PT Manggung Polahraya Tbk (MANG), PT Golden Flower Tbk (POLU), dan PT Haloni Janes Tbk (HALO).
