Net Buy Melesat Rp 680,46 Miliar, Pemodal Asing Buru Saham Komoditas Emas Dipimpin AMMN
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 680,46 miliar, seiring dengan lompatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (20/8/2026), sebanyak 107 poin (1,68%) ke level tertinggi baru dalam tiga bulan terakhir ke 6.501.
Net buy terbanyak disumbangkan saham komoditas emas, seperti AMMN senilai Rp 408,08 miliar, BBRI mencapai Rp 292,17 miliar, ANTM senilai Rp 138,77 miliar, BRMS mencapai Rp 131,77 miliar, dan PSAB mencapai Rp 94,12 miliar.
Sebaliknya lima saham dengan penjualan bersih (net sell) terbanyak disumbangkan DSSA mencapai Rp 120,88 miliar, BMRI senilai Rp 106,95 miliar, GOTO mencapai Rp 58,51 miliar, EMAS senilai Rp 55,35 miliar, dan BBNI sebanyak Rp 48,15 miliar.
Baca Juga
Laba BSN Meroket 40%, Aset Tembus Rp81,1 Triliun di Tahun Pertama
Kenaikan ini terdorong lompatan seluruh sektor saham, khususnya sektor material dasar 3,46%, industry naik 2,15%, consumer primer naik 2,16%, consumer non primer 1,98%, keuangan 1,49%, teknologi 1,44%, sektor energi 1,26%, kesehatan 0,98%, transportasi 0,64%, dan infrastruktur 0,17%.
Lompatan harga tersebut juga disumbangkan penguatan pesat saham big cap, seperti AMMN, MLPT, HRTA, INDY, BRMS, ARCI. Kenaikan pesat juga melanda saham MORA, CIBDK, ANTM hingga BYAN.
Sedangkan saham dengan kenaikan harga paling pesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham TRUK menguat 25% menjadi Rp 775, ALKA naik 24,84% menjadi Rp 4.020, JARR menguat 24,79% menjadi Rp 2.970, COIN naik 24,82% menjadi Rp 880, dan FUJI menguat 24,62% menjadi Rp 324. Lompatan juga melanda saham BRRC sebanyak 31,25% menjadi Rp 84 dan KIJA naik 24,85% menjadi Rp 206.
Baca Juga
Menkeu Purbaya Ungkap Alasan Pengangkatan PPPK Dilakukan Bertahap
Kemarin, IHSG ditutup anjlok 55,70 poin (0,86%) menjadi 6.394 disertai dengan investor asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 933,53 miliar. Net buy terbesar didukung adanya crossing saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dari pemodal domestic ke pemodal asing melalui pasar negosiasi dengan nilai Rp 1,47 triliun.
Penurunan IHSG kemarin dipicu atas pelemahan mayoritas sektor saham, seperti material dasar 1,21%, konsumer primer 1,05%, konsumer non primer 0,96%, industry 0,79%, energi 0,71%, keuangan 0,52%, teknologi 0,62%, transportasi 0,20%, dan kesehatan 0,76%. Sebaliknya penguatan dicatatkan property 0,39% dan infrastruktur 0,43%.

