Tegas! BEI Bantah Kabar Rencana Reverse Stock Saham GOTO
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) membantah kabar rencana aksi korporasi reverse stock PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Dalam tangkapan layar (screen capture) yang beredar di grup WhatsApp investor, terlihat pengumuman peniadaan perdagangan di pasar tunai saham GOTO.
“Berita ini tidak benar. Bursa akan mengeluarkan release untuk klarifikasi segera, terima kasih,” jelas Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota BEI, Irvan Susandy kepada wartawan, Senin (6/11/2023).
Baca Juga
Pengumuman itu, menunjuk pada surat PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) CSE/7/6272 tanggal 6 November 2023 perihal ‘Aksi Korporasi Reverse Stock GOTO’.
Gambar surat yang beredar mengandung informasi, awal perdagangan saham GOTO dengan nilai nominal baru sebesar Rp 450 per saham hasil reverse stock di pasar reguler dan pasar negosiasi dilaksanakan mulai 8 November 2023.
Baca Juga
“Sehingga saham GOTO dengan nilai nominal lama tidak dapat diperdagangkan lagi,” sambung tulisan dalam gambar surat yang beredar pada Senin (6/11/2023).
Masih mengutip surat yang beredar, sehubungan dengan penjelasan di atas,bursa meniadakan perdagangan saham GOTO di pasar tunai mulai 8-9 November 2023. Kemudian awal perdagangan saham GOTO dengan nominal baru Rp 450 per saham hasil reverse stock di pasar tunai dilaksanakan mulai 10 November 2023.
“Demikian untuk diketahui, 7 November 2023, Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan Pande Made Kusuma Ari,” tutup surat yang tidak ditandatangani tersebut.
Menurut pantauan investortrust.id pada aplikasi RTI, harga saham GOTO terapresiasi 7,14% dalam perdagangan Senin (6/11/2023) sampai pukul 15:28 WIB.
Harga saham GOTO naik Rp 5 menjadi Rp 75 per saham. Sedangkan dalam sepekan, saham GOTO terhitung telah terkerek 33,14%. (CR-10)

