Laba Pakuwon (PWON) Melesat 37%, Berikut Faktor Penopangnya
JAKARTA, investortrust.id – PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) membukukan lompatan laba berih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 37% menjadi Rp 2,10 triliun pada 2023, dibandingkan realisasi tahun sebelumnya Rp 1,53 triliun.
Kenaikan tersebut berimbas terhadap peningkatan laba per saham dari Rp 31,95 menjadi Rp 43,71 per saham.
Baca Juga
Target Harga Saham Pakuwon (PWON) Direvisi Naik, Simak Ulasan Ini
Manajemen Pakuwon (PWON) dalam rilis yang diterbitkan di Jakarta, Selasa (26/3/2024), menyebutkan pertumbuhan tersebut sejalan dengan peningkatan pendapatan dari Rp 5,98 triliun menjadi Rp 6,20 triliun tahun 2023.
Kenaikan laba juga didukung atas pertumbuhan beban pokok pendapatan yang terkontrol dari Rp 2,76 triliun menjadi Rp 2,79 triliun pada 2023. Alhasil laba bruto naik dari Rp 3,21 triliun menjadi Rp 3,40 triliun.
Baca Juga
Gara-gara Tensi Geopolitik Global Naik, Prospek Emiten Properti Naik, Kok Bisa?
Pakuwon (PWON) juga berhasil mencatatkan lompatan penghasilan bunga dari Rp 187,46 miliar menjadi Rp 412,16 miliar. Kenaikan tersebut mampu menjadi bantalan atas kenaikan beban penjualan, beban bunga, dan beban pajak final.
Perseroan juga mencatatkan peningkatan total aset menjadi Rp 32,71 triliun pada 2023, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 30,60 triliun. Sedangkan liabilitas berhasil diturunkan tipis dari Rp 9,88 triliun menjadi Rp 9,91 triliun.

